P.S :
"Berbeda dengan cerita lain yang sengaja mengaduk sedih dan amarah, novel ini hadir sebagai pelukan tenang penyembuh jiwa yang siap menjawab berbagai pertanyaan yang selama ini bersemedi di dalam benak dan hatimu."
Ini cerita tanpa beban. Tanpa target. Tanpa tuntutan. Penulisnya hanya ingin bersenang-senang, menulis apa pun yang membuat hati lega. Jadi kalau kamu mencari hiburan manis tanpa drama... kamu datang ke tempat yang tepat.
Kadang, hidup bukan tentang siapa yang paling cepat tiba, tapi siapa yang mau berjalan perlahan - sambil belajar memahami diri dan orang lain.
Arga, bocah gendut yang dulu sering diejek, tumbuh menjadi sosok hangat dan pekerja keras yang tak pernah kehilangan senyumnya. Sementara Nanda, gadis kecil berkerudung dengan tawa lembut, tumbuh menjadi wanita cerdas yang tetap sederhana dan tulus.
Kisah mereka bukan tentang drama besar atau cinta penuh air mata. Tapi tentang perjalanan dua jiwa yang belajar menerima, memperbaiki, dan mencintai - bukan hanya satu sama lain, tapi juga diri sendiri.
Dibumbui tawa, refleksi, dan nilai-nilai kehidupan, Teruntuk Diriku menghadirkan kisah hangat tentang keluarga, persahabatan, dan perjuangan menemukan versi terbaik dari diri kita sendiri.
Sebuah kisah ringan namun bermakna - yang akan membuatmu tersenyum, merenung, dan mungkin... berdamai dengan dirimu sendiri.
Menikahlah ketika sudah siap, baik secara fisik dan mental, itu adalah wejangan dari Oma Santi.
Bia tidak masalah jika harus menikah dengan Rafli, sebab dia menyukai cowok itu sejak SMA. Mereka akhirnya menikah muda, dengan syarat menunda memiliki anak. Satu bulan awal semuanya lancar, tetapi tiba-tiba Rafli datang mengatakan ingin memiliki anak. Tentu saja Bia menolak keras! Apalagi menjadi mahasiswa akhir membuat dunianya makin terombang-ambing.
Cerita kemudian dimulai ketika suara tangis bayi memekkakan gendang telinga di pagi-pagi buta. Lho, kok? Bia dan Rafli terkejut bukan main, bayi mungil itu tergeletak di teras rumah mereka! Rafli memang ingin punya bayi, tetapi tidak begini juga, dong? Bia memang tidak mau punya bayi, tapi rasa keibuannya menjerit-jerit ketika melihat bayi tersebut.
[Baca Extra Part di KaryaKarsa]
#romansa-marriage life01
Cover edit by serlyakim
🏅#3 Fantastic viewers AGT 2022.