Diagnosis Cinta [LENGKAP]

Diagnosis Cinta [LENGKAP]

  • WpView
    Reads 2,265
  • WpVote
    Votes 109
  • WpPart
    Parts 29
WpMetadataReadComplete Fri, Sep 19, 2025
Kisah ini dimulai saat Aluna ditugaskan untuk rotasi di bawah bimbingan langsung Arion-sebuah kabar yang membuat sebagian besar koas lain pucat pasi. Mereka tahu betul betapa ketat, disiplin, dan tak kenalnya ampun dokter muda itu. Pertemuan pertama mereka bukan hanya sekadar tatap muka antara pembimbing dan murid, melainkan awal dari serangkaian kekacauan, miskomunikasi, dan momen-momen lucu yang tak terduga. Aluna dengan spontanitasnya yang kadang berantakan bertabrakan dengan Arion yang kaku bak mesin, menciptakan percikan yang tak seorang pun menduga bisa berubah menjadi sesuatu yang lebih hangat. Hubungan profesional yang dingin perlahan-lahan berubah menjadi sebuah proses diagnosis yang rumit-bukan untuk pasien, melainkan untuk hati mereka sendiri. Arion yang terbiasa menutup rapat ruang emosinya mulai terusik oleh tawa ceroboh Aluna, sementara Aluna yang selalu berusaha terlihat kuat diam-diam belajar bahwa bahkan hati yang paling beku pun bisa mencair. Akankah "Sang Robot" menemukan kehangatan dalam kekacauan Aluna? Dan mampukah Aluna mengendalikan kata-katanya demi sebuah diagnosis yang paling penting: cinta? *** . . . . . Rank: #3 di Pembimbing (Sept 2025)
All Rights Reserved
#51
rumahsakit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KAFELE
  • MUARA TERAKHIR
  • Nikah Dulu, Baper Belakangan! [END]
  • Indah Pada Waktunya [END]
  • Menikah
  • ARKANA
  • Jodoh Arjuna
  • Antara Dua Hati [SUDAH TERBIT]
  • Sisi Berbeda [END]
  • PENGGANTI PERAN PENGANTIN ✔️
KAFELE

Menceritakan perjalanan cinta seorang gadis yang selalu gagal dalam urusan cinta. Sampai akhirnya dia terlibat dalam perjodohan orangtuanya. "Perjalanan hidup mengajarkan banyak hal, tak hanya membangun, tapi juga bisa menghancurkan. Kita yang merasa kuat, tak pernah menyadari selalu punya titik rapuh"

More details
WpActionLinkContent Guidelines