Setapak Arah

Setapak Arah

  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 5, 2025
"Sekali salah pilih, lo akan nyesel seumur hidup Jes." Jessie Arunika Reswarie tak pernah menyangka jika dirinya dan sang tunangan akan berada di fase konflik tanpa penyelesaian. 6 tahun menjalin hubungan, rupanya tak berhasil membuat Jessie mengenal sosok Sean Adiguna lebih dalam. Setelah 1 tahun menyandang status sebagai tunangan, keduanya justru terus memperdebatkan segala hal hanya karena paham yang berbeda. Merasa lelah, stress dan muak, Jessie memutuskan untuk menjauh dari ibukota dengan cara mewujudkan mimpi masa remajanya, yakni mendaki 7 gunung tertinggi di pulau Jawa. Dan dari sana, tanpa diduga di gunung pertama yang Ia daki, Jessie bertemu dengan sosok pecinta alam berjiwa bebas, yang ternyata akan menemaninya selama 1 bulan kedepan untuk menaklukkan 7 gunung tertinggi di pulau Jawa. Rakadian Alam Abadi, orang baru di hidup Jessie yang sialnya berhasil mengguncang perasaannya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • GHAIKA (REVISI)
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Transmigrasi Ziora
  • EVANESCENT
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GRAVARENZO
  • Blueprint Pelarian Villain
  • I'm Not Just a Figuran
  • Tsundere Maniak Susu
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines