The Senior Who Wants Me

The Senior Who Wants Me

  • WpView
    Reads 580
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Parts 29
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 13, 2026
ON-GOING UPDATE SETIAP SABTU & MINGGU Hari pertama kuliah seharusnya berjalan biasa saja untuk Han Jiwoo, mahasiswa baru yang pendiam dan polos. Namun, semua berubah saat tatapan penuh pesona dari Kang Minjae-senior tampan dan sexy yang selalu jadi pusat perhatian-tertuju padanya. Minjae tidak sekadar ramah. Ia terlalu dekat, terlalu perhatian, dan terlalu berani untuk sekadar disebut senior baik hati. Senyuman nakal, sentuhan yang sengaja dibiarkan lama, hingga bisikan di telinga yang membuat Jiwoo kehilangan kewarasan... semuanya membuat Jiwoo sulit menolak godaan. Semakin Jiwoo berusaha menjaga jarak, semakin Minjae menariknya masuk ke dunia penuh ketegangan-antara gairah, rasa takut, dan cinta terlarang yang tidak bisa lagi ia hindari. 💋 Sebuah kisah kampus yang panas, manis, sekaligus berbahaya. Siapkah Jiwoo menghadapi senior yang benar-benar menginginkannya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Salah Status
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Nakula
  • Prahara Lamaran [END]
  • Kembang Desa
  • Hello Mr. Komrad (Complete)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines