31 Hari Menuju Rumah (Milklove) TAMAT
**Persetan dengan Masa Depan**
31 Hari Menuju Rumah
*"Beri aku tiga puluh satu hari. Kalau setelah itu kamu masih tidak mencintaiku, aku akan menghilang dari hidupmu."*
Milk Pansa Vosbein dikenal dunia sebagai investor muda paling berpengaruh di Thailand. Kekayaannya lahir dari investasi, crypto, dan keberaniannya membaca masa depan. Namun di balik semua itu, ia memilih hidup sederhana-bermain game di apartemen, mengenakan kaus putih, celana pendek, dan sandal jepit. Tak seorang pun menyangka bahwa perempuan yang terlihat seperti pengangguran itu adalah pemegang saham terbesar GMMTV.
Tiga tahun setelah ditinggalkan oleh kekasihnya karena dianggap tidak memiliki masa depan, hidup Pansa berubah ketika seorang artis bernama Love Pattranite tanpa sengaja menjatuhkan ponselnya.
Pertemuan yang seharusnya berakhir dengan permintaan maaf justru berubah menjadi sebuah tantangan yang tidak masuk akal.
Selama tiga puluh satu hari, Pansa mengejar Love dengan caranya sendiri-menyebalkan, usil, keras kepala, tetapi selalu hadir di saat yang tepat.
Love mengira perempuan itu hanya sedang bermain-main.
Sampai suatu hari...
Pansa benar-benar menepati janjinya.
Ia menghilang.
Dan baru saat keheningan menggantikan semua gangguan kecil yang selama ini ia benci, Love menyadari satu hal.
Yang ia rindukan bukan pesan-pesan jahil itu.
Bukan tawa menyebalkan itu.
Melainkan perempuan yang diam-diam telah menjadi rumahnya.
Sebuah kisah tentang cinta yang tumbuh perlahan, kehilangan yang mengajarkan arti kehadiran, dan dua hati yang sama-sama belajar bahwa masa depan tidak pernah ditentukan oleh harta, melainkan oleh seseorang yang memilih tetap tinggal.
Karena terkadang...
rumah bukanlah tempat kita pulang.
Melainkan seseorang yang menunggu kita pulang.
#milklove
Abgeschlossene Geschichte