Raden Mas & Adek Ayu

Raden Mas & Adek Ayu

  • WpView
    Leituras 614,570
  • WpVote
    Votos 46,817
  • WpPart
    Capítulos 24
WpMetadataReadMaduroEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização dom, jan 25, 2026
Gege, 14/09/25 Raden Mas Cakrawulan Putro Panuntun hidup dalam balutan adat Jawa yang penuh unggah-ungguh. Kehadirannya selalu disegani, tutur katanya halus, dan setiap langkahnya membawa wibawa. Namun semua berubah sejak ia kembali dipertemukan dengan Julian van Rooijen-pemuda blasteran yang sejak kecil ia panggil dengan sebutan manja; Adek Ayu. Kini, di antara gamelan yang beralun dan bayangan masa lalu, candaan lama terulang kembali. "Aku lanang!" seru Julian, wajahnya merah padam karena malu. Cakra tersenyum tipis, matanya tajam tapi lembut. "Lanang ayu sing dadi bojoku." Kalimat itu mengguncang dunia Julian. Batas antara kenangan masa kecil dan perasaan baru perlahan mengabur, membuka kisah tentang cinta yang tumbuh di antara adat, masa lalu, dan takdir.
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Satu Detak Jantung Lagi
  • Suami Pengganti [END]
  • NAURA (Tepaksa Jadi Yang Ke Dua)
  • Atharrazka 4: Abyzar
  • Gus Adnan dan Istri Nakalnya
  • (Bukan) Suami Idaman
  • Cinta dalam Doa [Terbit]
  • Takdir Cinta Hana
  • Unpredictable Husband (END)
  • Z&Z ( Zayyan & Zayra ) [TERBIT]

SPIN OFF || SENI MENATA HATI One more heartbeat, sepenggal kisah tentang kesempatan untuk memperbaiki kesalahan, memaafkan, dan mencapai mimpi yang belum terwujudkan. Selagi napas itu masih berembus, detak itu masih berdebar, maka tidak ada jeda untuk berkawan dengan keputusasaan. Setiap denting jam yang berdetik dan setiap denyut jantung yang berdetak adalah bagian dari peruntungan takdir. Garis kehidupan yang penuh akan teka-teki dan keajaiban. Ibarat dua mata uang, berbeda tapi saling menyelaraskan. "Aku hanya perlu satu detik untuk mengembalikan satu detak jantung yang sempat hilang dari celah kosong hati yang kini terasa gamang." -Niskala Hamsya Alshameyzea- Published ; 01 Maret 2026

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo