Antara Aku, Kamu dan Luka [DIBUKUKAN]
Dunia terlalu kejam dengan membiarkan Ian hidup dalam keluarga yang tak pernah menganggap nya sebagai bagian dari mereka. Kehadiran Eric di keluarga Ian membuat Ian tersisihkan. Kasih sayang, kepedulian dan perlindungan hanya ditujukan untuk Eric. Dan yang Ian dapat hanyalah kebencian, dendam, amarah, dan rasa sakit.
Disisi lain ada sosok Emma, yang hidup dalam tekanan. Di usia nya yang masih sangat muda, ia diharuskan memahami hal-hal yang belum waktunya ia pahami. Tuntutan untuk menjadi sempurna bukanlah anugerah yang bias ia syukuri. Menjadi anak kedua mengharuskan nya meneruskan harapan orang tua yang tak bisa sang kakak capai, dan menjadi contoh yang baik bagi adiknya.
Tapi, apakah ada yang peduli? Adakah yang bertanya apakah mereka lelah?
Tidak ada.
Yang mereka miliki hanyalah satu sama lain, untuk menjadi rumah yang mampu memahami bukan menghakimi.