a Coincidence

a Coincidence

  • WpView
    Прочтений 21
  • WpVote
    Голосов 1
  • WpPart
    Частей 4
WpMetadataReadЗавершенная история срд, окт. 22, 2025
Di dunia ini banyak sekali hal yang tidak pernah diduga dapat terjadi, begitu pun dengan pertemuanku dengan seorang pria sebayaku yang bernama Kyle Madhava. Sebuah kebetulan untukku dapat bertemu seorang pria populer seperti Kyle, menjadi teman akrab untuknya merupakan suatu keberuntungan bagiku. Namun apakah aku dan Kyle akan bisa mempertahankan hubungan pertemanan kami selamanya?
Все права сохранены
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

Вам также может понравиться

  • Nala dan Mas Juragan
  • Almost Married (On Going)
  • Merciless Ex Obsession
  • Satu Tahun Saja
  • Salah Status
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Kembang Desa
  • Daddy Sitter 21+ (END)
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Подробнее
WpActionLinkТребования к контенту