We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Takhta Dalam Bara Asmara

Takhta Dalam Bara Asmara

  • WpView
    Reads 85
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 8, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Di tanah subur nan hijau, di antara lekuk pegunungan dan aliran sungai jernih, berdiri sebuah kerajaan kecil bernama Mandraka. Kerajaan itu tidaklah besar, namun dikenal makmur, tenteram, dan penuh dengan kehidupan yang sederhana. Rakyatnya setia, rajanya bijak, dan sang permaisuri adalah permata istana yang dipuja karena kelembutannya. Raden Mas Aryasena Kusumajati, sang raja Mandraka, adalah sosok yang dikagumi. Tegas dalam memimpin, penuh kasih pada rakyatnya, dan lembut pada sosok yang ia panggil permaisuri-Raden Dyandara Wicaksana. Walau Dyandara adalah lelaki, statusnya sebagai permaisuri bukan sekadar ikatan politik, melainkan wujud cinta yang tulus dan murni di antara mereka. Namun, bayangan gelap perlahan merayap dari arah timur. Kerajaan Mandala, raksasa besar yang rakus akan kekuasaan, menatap Mandraka dengan mata penuh ambisi. Di balik tahtanya, Maharaja Adityanagara Candraleksa, menilai Mandraka hanya batu kecil yang menghalangi jalannya. Tapi di sela dinginnya ambisi itu, ada bayangan samar yang menghantui hatinya-sebuah kenangan masa kecil yang membekas bagi dirinya. Kini, ketika strategi penaklukan telah ditetapkan, kenangan itu menempel di benaknya, menyisakan rasa rindu yang tak terucap di balik segala ambisinya. Inilah kisah tentang seorang permaisuri lelaki yang hatinya terkoyak, seorang raja besar yang jatuh dalam kubangan cinta yang tak pernah bisa ia genggam, dan sebuah takhta yang berdiri di atas bara asmara.
All Rights Reserved
#512
mxm
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Nakula
  • Prahara Lamaran [END]
  • Kembang Desa
  • Salah Status
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Hello Mr. Komrad (Complete)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines