Sweet Like A Vanilla

Sweet Like A Vanilla

  • WpView
    Reads 2,432
  • WpVote
    Votes 522
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 7, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Sweet Vanilla, satu-satunya minuman yang selalu Ricky pesan dari Caffe yang baru saja bukan satu bulan lalu. Caffe itu minimalis, suasananya menenangkan. Warnanya tak terlalu mencolok menambah kesan lembut. Ricky selalu duduk memojok, memesan minuman dingin yang sama berulang kali. Bukan tanpa alasan, minuman itu sebagai obat untuk hatinya yang kembali diterpa badai. Melihat dengan kepala sendiri, ikut berpura-pura bahagia atas pertunangan Gyuvin dan Taerae. Itu tak mudah. Maka dari itu, Ricky akan selalu menempatkan dirinya didalam caffe Minamz Corner untuk melepas beban hati. Tak jarang juga ia pergi bersama Matthew dan Hao, sambil mengerjakan tugas. Intinya tempat itu sudah menjadi rumah kedua bagi Ricky dalam segala mood.
All Rights Reserved
#287
kimgyuvin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kembang Desa
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Salah Status [END]
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Nala dan Mas Juragan
  • Nakula
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Prahara Lamaran [END]

Usai menjalani pendidikan strata 1 di Ibu Kota, Adara Ruby Sanjaya (22), gadis centil nan cantik yang sering dipanggil dengan sebutan Dara diminta kembali oleh orang tuanya yang berada di desa. Menuruti adalah jalan terakhir yang harus di lakukan Dara. Dara pikir pulang ke kampung halamannya adalah pilihan yang sangat buruk, tetapi disana ia menemukan sesuatu yang sayang untuk dilewatkan. ~~~ Menjadi harapan satu-satu orang tua yang harus terjun ke dunia perdagangan, adalah takdir Biantara Pradikta (32), Bian yang merupakan anak laki-laki dari juragan tersohor se Kecamatan. Mempunyai adik perempuan yang masih berada di bangku menengah keatas, itulah alasan Bian tidak melanjutkan pendidikan paska lulus SMA. Memiliki sifat yang cuek dan tidak terlalu memikirkan tentang perempuan, padahal ibunya sering menyodorkan anak temannya untuk ia kencani, tetapi ia acuh tak acuh dengan itu. Sampai hadir seorang gadis jelita yang merupakan anak dari pengusaha beras di desanya, gadis yang menjadi buah bibir para tetangga, bukan hanya prestasi yang jarang orang dapat dikehidupan mereka, tetapi juga parasnya yang membuat para tetangga rela menyodorkan anak lelakinya pada gadis itu. Tetapi, mengapa Bian tidak menyukai itu! Cerita keseharian gadis incaran para pria dan calon menantu idaman ibu-ibu desa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines