i don't know

i don't know

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 15, 2025
Bagi Alifah, umur 25 itu sebenarnya tergolong muda tapi bagi orang sekitarnya umur segitu sudah kelewat tua kalo belum menikah. Alifah santai saja walaupun gak dapet cowok diusianya yang udah seperempat abad itu, tapi ngeliat ibunya yang udah resah gelisah ngeliat anak gadisnya masih awet ngejomblo padahal temen-temennya udah sold out semua bikin Alifah mau gak mau harus memikirkan nasib percintaannya. Akhirnya tercetus lah dalam pikirannya untuk mencari 'pacar pengalihan' alias pacar cuman buat pajangan lalu bertemulah Alifah dengan Liam. Laki-laki belok pertama yang dia kenal sekaligus orang yang paling suka memakai kalung salib dilehernya. "aduh Al, ibu pusing sama kamu ini. sekalinya kenal cowo kenapa harus beda agama? percuma diterusin kalo jalannya aja udah beda dari awal. kamu ini sebenarnya niat gak sih cari pasangan?" "enggak " •••
All Rights Reserved
#11
marriege
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Menuju Seperempat Abad
  • Half Of My Heart [END]
  • Tanda Seru
  • THE REBELLOUSE!
  • Spicy
  • MANAGER KEUANGAN
  • Goodbye, Hello?
  • Work Life, Love Balance (END)
  • Semestinya Cinta ( Selesai )
  • Favorite Lecturer

Menceritakan tentang kehidupan Sekar di usia menuju seperempat abadnya alias dua puluh lima. Usia dimana lagi stres-stresnya. Mana lagi jomblo, eh uji nyali pula resign kerja, padahal keluarganya juga lagi kesulitan ekonomi. Di fase stressnya itu dia malah dijodohin sama Paman sahabatnya yang berbeda sangat jauh umurnya dengan Sekar. Ganteng sih, tapi duda! Udah ya segini aja gak banyak-banyak deskripsinya. *Ceritanya lebih ringan minim konflik soalnya pucingg banyak-banyak konflik wkwk. *cover by pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines