Story cover for Love Every Scenes by Kartalaya
Love Every Scenes
  • WpView
    Membaca 389
  • WpVote
    Vote 10
  • WpPart
    Bab 5
  • WpHistory
    Durasi 34m
  • WpView
    Membaca 389
  • WpVote
    Vote 10
  • WpPart
    Bab 5
  • WpHistory
    Durasi 34m
Bersambung, Awal publikasi Sep 15, 2025
"Lembayung, tidak peduli seberapa banyak umur kamu bertambah. Kamu tetap bisa memulainya dimanapun dan kapanpun."

Entah sudah berapa kali Ana berteriak, meminta Arjuna menjauh dan berhenti memanggilnya dengan nama itu. Namun sesering itu pula Arjuna hadir kembali-kadang menipiskan jarak, kadang memberi ruang-seakan enggan benar-benar melepaskan satu-satunya hal terindah yang ingin ia miliki.

Ana dan Arjuna, dua insan yang sama-sama mengerti pahitnya kehilangan sesuatu yang berharga. Bedanya, Ana diam-diam berusaha mengambil kembali dan memperjuangkan apa yang pernah tergeletak begitu saja. Sedangkan Arjuna, sekeras apa pun ia meminta, berteriak, bahkan meraung, tidak ada yang mampu mengembalikan apa yang hilang dari hidupnya.

Maka, bagi Arjuna, Ana hadir sebagai pelipur dari kehilangan abadi. Namun bagi Ana-benarkah ia memandang Arjuna dengan perasaan yang sama, pada pria yang begitu gigih mengejar hatinya?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan Love Every Scenes ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#7bedausia
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
KIM'S: HIS STELLA | C | ✔️ oleh RosieHaydar
70 bab Lengkap
3rd HIS Series Syed Hakim Mikael x Ku Amra Raisa Ku Amra Raisa tidak pernah menyangka kekalahannya pada permainan gunting-batu-kertas atau nama modennya Osom bersama dengan kembarnya telah menjadi satu titik perubahan terbesar di dalam hidup. Pertemuannya dengan seorang lelaki yang ikhlas menaruh hati padanya telah membuka sedikit ruang pada diri untuk mengenali lelaki itu dengan lebih rapat. Cuba untuk berkawan tanpa menyerahkan hati yang masih kosong. "Amra, saya nak beli kereta lah. Lepas saya beli kereta, saya nak kumpul duit. Saya nak halalkan awak untuk saya," - Syed Harraz Malieq "Encik Hakim jangan ambil serius dengan apa yang Yaz cakap tau. Dia gurau je tu," - Ku Amra Raisa "Kalau betul pun apa salahnya. Tapi make sure jangan terima dia sebab dia desak atau terpaksa. Fikir perasaan sendiri dulu. Hidup sekarang kena selfish. Kalau betul awak suka dia, boleh terima baik buruk dia, why not?" - Syed Hakim Mikael Tetapi satu kejadian telah merubah takdir yang tidak pernah tertulis buat Raisa dan Harraz. Pelbagai tentangan dan amarah yang perlu Raisa dan juga Hakim tempuh akibat dari kejadian itu. "Kalau angah sayang dia pun tak berdosa ibu. Dia isteri angah," - Syed Hakim Mikael "I will not make that happen. Sebelum kau jatuh sayang dekat Amra, better pulangkan dia dekat aku ngah," - Syed Harraz Malieq Bersama-sama Raisa dan Hakim cuba untuk menerima takdir yang sudah tertulis serta merungkai misteri si pelaku yang merencana kejadian yang telah menimpa mereka. Dapatkah Raisa menyesuaikan diri dengan Hakim yang asalnya seorang majikan kepada seorang suami? Dapatkan Hakim mempertahankan perkahwinannya kali ini? ***** Syed Hakim Mikael Syed Ali • Soft-spoken, soft-hearted, protective, clingy Ku Amra Raisa Ku Rafiee • Matang, manja, clingy Start: 5.5.2024 End: 14.8.2024
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 7
Pemuas Nafsu Keponakan cover
( EBOOK ) The Heartbreaker Muammar Raid cover
The Reason We Broke Up cover
KIM'S: HIS STELLA | C | ✔️ cover
DIA, ANGKASA cover
Eyes Contact [Jefri Nichol] cover
Aku Yang Salah [EDITING] cover

Pemuas Nafsu Keponakan

60 bab Lengkap Dewasa

Warning!!!!! 21++ Dark Adult Novel. Untuk adek-adek mohon jangan baca ini ya..... ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Aku, Rina, seorang wanita 30 tahun, berjuang menghadapi kesepian dalam pernikahan jarak jauh. Suamiku bekerja di kapal pesiar, meninggalkanku sementara tinggal dengan kakakku dan keponakanku, Aldi yang berusia 17 tahun. Kehadiranku di rumah kakakku awalnya membawa harapan, namun berubah menjadi mimpi buruk ketika Aldi menunjukkan perasaan yang lebih dari sekadar hubungan keluarga. Aku terjebak dalam perang batin antara rasa bersalah dan penyesalan, sementara bayang-bayang kenikmatan dan dosa menghantui setiap malam. Kakakku, yang tidak menyadari apa yang terjadi, tetap percaya bahwa segala sesuatu baik-baik saja. Ketika dia pergi meninggalkan aku dan Aldi sendirian, ketakutan dan kebingungan semakin menguasai diriku. Aku mencoba berbicara dengan Aldi untuk menghentikan siklus ini, tetapi perasaan bingung dan nafsu yang tak terkendali membuatnya semakin sulit dikendalikan. Setiap malam adalah perjuangan untuk tetap kuat dan mempertahankan batasan yang semakin tipis. Akankah aku berhasil menghentikan pelampiasan Aldi dan menemukan kedamaian, atau akankah aku terus terjebak dalam bayang-bayang kesepian dan penyesalan yang tak kunjung usai?