The Enemy Who Stole My Heartbeat

The Enemy Who Stole My Heartbeat

  • WpView
    Reads 72
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadComplete Wed, Oct 1, 2025
Aku terkekeh, menatapnya dari samping. "Aku juga kira gitu. Tapi ternyata, detak jantungku nggak bisa bohong." Dia menoleh, tatapannya lembut. "Kalau gitu... boleh nggak aku jagain detak jantungmu sampai tua nanti?" Wajahku panas seketika. Aku menunduk, pura-pura sibuk dengan botol minumku. "Terserah... asal kamu nggak bikin aku marah tiap hari." Tirta tertawa, lalu meraih tanganku. "Deal. Tapi aku tetap akan bikin kamu kesal. Soalnya... itu alasan aku bisa dekat sama kamu."
All Rights Reserved
#9
cintatakterduga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Be My Wife
  • Silent Traces by the Sea
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • The Dateline [END]
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)
  • Revenge Marriage (SELESAI)
  • Pawang Hantu Om Aktor
  • MINE, NO ONE ELSE (ON GOING)
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Nala dan Mas Juragan

Sarah, mahasiswa semester akhir yang sedang jenuh mengerjakan skripsi, memilih pulang ke kampung halaman untuk hidup slow living dan sejenak healing dari hiruk pikuk kota Jakarta. Di tambah lagi Sakti, pacar 4 tahun nya itu ketahuan selingkuh dengan kakak sepupu Sarah, membuat Sarah rasanya hampir gila. "Sayang, aku gak cium Mirah. Dia yang cium aku" "Terus? aku yakin kamu juga menikmatinya kan?" Siapa yang mengira di liburan singkatnya ini Sarah akan bertemu dengan Haryo, bujang paling hot dengan tanah puluhan hektar yang menjadi incaran ibu-ibu untuk dijadikan calon mantu. "Dek geser dikit ya, bokong kamu nyenggol yang di bawah, kepala Mas jadi nyut-nyutan"

More details
WpActionLinkContent Guidelines