Ecstasy | HaeSelle

Ecstasy | HaeSelle

  • WpView
    Reads 9,732
  • WpVote
    Votes 1,175
  • WpPart
    Parts 38
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published about 17 hours ago
"𝙉𝙤𝙩 𝙚𝙫𝙚𝙧𝙮 𝙙𝙚𝙨𝙞𝙧𝙚 𝙞𝙨 𝙨𝙖𝙛𝙚. 𝙉𝙤𝙩 𝙚𝙫𝙚𝙧𝙮 𝙡𝙤𝙫𝙚 𝙞𝙨 𝙥𝙪𝙧𝙚. 𝙏𝙝𝙞𝙨 𝙞𝙨 𝙀𝙘𝙨𝙩𝙖𝙨𝙮." Mereka bilang cinta bisa lahir dari persahabatan, tapi bagaimana kalau cinta justru lahir dari kebencian yang terlalu intens? Leticia dan Harvey bertemu sebagai dua orang yang sama-sama keras kepala, saling menjatuhkan dengan kata-kata pedas, namun diam-diam tubuh mereka mengkhianati hati. "𝘚𝘰, 𝘸𝘩𝘢𝘵 𝘩𝘢𝘱𝘱𝘦𝘯𝘴 𝘸𝘩𝘦𝘯 𝘰𝘯𝘦 𝘰𝘧 𝘶𝘴 𝘢𝘤𝘵𝘶𝘢𝘭𝘭𝘺 𝘤𝘢𝘵𝘤𝘩𝘦𝘴 𝘧𝘦𝘦𝘭𝘪𝘯𝘨𝘴?" "𝘛𝘩𝘦𝘯 𝘐 𝘨𝘶𝘦𝘴𝘴 𝘸𝘦 𝘣𝘰𝘵𝘩 𝘭𝘰𝘴𝘦 𝘵𝘩𝘦 𝘨𝘢𝘮𝘦 𝘸𝘦 𝘴𝘸𝘰𝘳𝘦 𝘸𝘦'𝘥 𝘯𝘦𝘷𝘦𝘳 𝘱𝘭𝘢𝘺." Dan dari setiap adu mulut, lahirlah ketegangan yang tak bisa dipungkiri, dari musuh menjadi-friends with benefit-hubungan yang paling berbahaya. 𝗔 𝘀𝘁𝗼𝗿𝘆 𝗯𝘆 𝗯𝗼𝗻𝗸𝘆𝗯𝗮𝗿𝗻 dialogues: mixed english & bahasa disclaimer: all fiction, nothing is real start: september 2025 end:
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Survive as The Protagonis Little Wife [BL]
  • Nakula
  • I'm Not Just a Figuran
  • ᵒ̲ⁿ̲ᵍ̲ᵒ̲ⁱ̲ⁿ̲ᵍ̲ Adultrace ▪ nomin
  • Given || Ju Jihoon
  • Journey
  • Second
  • Simpanan No, Istri Sah Yes. (ongoing)
  • «Balas Budi Yang Mengikat»
  • Last Hope - Cawooz

Ardian Hall secara tidak sengaja bertransmigrasi ke dalam sebuah novel sebagai karakter pria pendukung, istri dari sang male lead yang tergila-gila dengan sang protagonis. Ardian menyadari bahwa dirinya di cerita asli adalah sosok yang melakukan berbagai hal buruk atas nama cinta, hingga akhirnya menemui akhir yang tragis. Namun kali ini, Ardian merasa semuanya masih bisa diperbaiki. Ia pun menetapkan satu tujuan sederhana: menjauh dari sang protagonis dan villain dan menjalani hidup dengan tenang sebagai "vas hias" yang tak mencolok. Tetapi rencananya perlahan mulai berantakan. Male lead yang seharusnya jauh darinya justru semakin mendekat...bahkan tanpa sadar mulai masuk ke dalam kehidupannya sedikit demi sedikit hingga berbagi setengah tempat tidurnya. Ardian memang berhasil menjadi "vas". Tapi bukan sekadar pajangan biasa, melainkan vas yang dicintai, dijaga, dan diperebutkan oleh semua orang. Dan itu... jelas sudah keluar dari rencananya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines