Satu yang tak bisa lepas

Satu yang tak bisa lepas

  • WpView
    Reads 209,085
  • WpVote
    Votes 13,952
  • WpPart
    Parts 53
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 13, 2025
Bagi Regina Satya Leander cinta hanya lah sebuah alat untuk mencapai tujuan, simbiosis mutualisme. Tidak ada cinta dalam sebuah hubungan. Namun prinsip nya luntur ketika dengan tidak sengaja ia meniduri dosen nya sendiri Alana Baskara, debaran tak biasa tiba-tiba muncul di dalam dada, menganggu hati dan pikiran nya hampir 5 tahun lama nya.
All Rights Reserved
#462
girllove
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Prahara Lamaran [END]
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Nakula
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Salah Status
  • Nala dan Mas Juragan
  • Kembang Desa
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain

Tania Ivana Prameswari sudah punya segalanya: followers jutaan, endorsement melimpah, dan wajah viral di TikTok. Tapi sayangnya, satu hal yang belum bisa dia "beli" dengan popularitasnya adalah ... ACC dari Elio Pradipta Komara, dosen killer dengan wajah rupawan dan mulut sepedas cabe rawit. Mahasiswa fakultas hukum menyebutnya Mr. Komrad, bukan karena dia ramah, tapi karena gayanya yang otoriter, dingin, dan katanya ... hatinya sudah dicabut negara. Sialnya, Tania harus menyelesaikan skripsinya di bawah pengawasan Elio, sang algojo akademik. Tiap halaman direvisi, tiap argumen dicabik, tiap senyumnya dibalas datar. Tapi Tania bukan selebgram sembarangan, dia sudah bertekad lulus tahun ini, walau harus pasang infus atau jual semua skincare. Namun segalanya berubah ... saat Tania terjebak di dalam lift bersama Mr. Komrad. Yang ada hanya dua manusia dengan ego besar, tensi tinggi, dan... satu rahasia kecil yang bisa mengubah segalanya. Apakah Tania akan tetap membenci Mr. Komrad? Atau justru mulai melihat sisi lain dari dosen paling menyeramkan se-fakultas hukum?

More details
WpActionLinkContent Guidelines