Teman Bicara

Teman Bicara

  • WpView
    Reads 161
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureOngoing14m
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 7, 2025
Sandra terbiasa menutup lukanya dengan senyuman. Depresi membuatnya rapuh, hingga Lukas datang-hubungan kasual yang tanpa sadar memberi ruang untuk bernapas. Tapi ketika Charlie, mantan yang jauh lebih tua, kembali hadir, Sandra harus memilih: stabilitas yang aman, atau kebebasan yang membuatnya jadi diri sendiri?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rahsia Cinta
  • When We We're Us
  • Why we met ? : Question
  • His Favourite Melody [C]
  • Takhta Cinta 2 {The Secret Of The Throne} •||• On Going
  • SETELAH SEGALANYA
  • LOVESICK
  • The Way I Loved You [Completed] 🌹
  • Kakaku is My Soulmate [THE END]✓
  • 𝐊𝐄𝐓𝐔𝐀 𝐏𝐄𝐍𝐆𝐀𝐖𝐀𝐒 𝐈𝐓𝐔 𝐒𝐔𝐀𝐌𝐈𝐊𝐔! || 𝐂

Suraya Athirah hidup di tengah-tengah rahsia dan pilihan hati. Benhafiz, suaminya, menawarkan keamanan dan kepastian. Manakala Hazim Haikal iaitu kekasih Alya, muncul membawa gelora yang tak pernah dia sangka. Ketika masa lalu dan perasaan lama bercampur, siapa yang benar-benar memegang hati Suraya, dan apakah rahsia Hazim akan mengubah segalanya? Suraya dan Ben🫀 Suraya melangkah masuk ke pelukannya. Tiada kata-kata untuk seketika, hanya degupan dada Ben yang terasa di pipinya. Hangat. Nyaman. Terlalu manusiawi. "Ben..." panggil Suraya perlahan. "I'm scared too." Ben menunduk, dahinya bersentuh dengan dahi Suraya. "Of what?" "Of not having you here. Of not knowing how to fill the space when you're gone." Dia ketawa kecil, tetapi suaranya berat. "You'll be fine, Su. You've always been stronger than you think." Hazim dan Alya ❤️‍🔥 Alya menunduk memandang cincin itu sekali lagi. "I tak tahu nak rasa apa. Happy... or scared." Hazim menatapnya lama, kemudian mematikan radio. "Alya..." suaranya lembut, hampir berbisik. "I won't promise the world. Tapi kalau I dah pilih untuk bawa someone jumpa Mummy and Abah, that's already as real as it gets for me." Jangan lupa vote guys!

More details
WpActionLinkContent Guidelines