Empat tahun lalu, ledakan misterius mengguncang penjara pusat dan merenggut nyawa puluhan orang-termasuk kedua orang tua Elfisha Virellia Rainer, seorang polisi dan polwan yang bertugas di sana. Tragedi itu terkubur tanpa kejelasan, ditutup rapat oleh pihak berwenang. Namun, luka itu tak pernah sembuh. Kini, Elfisha bukan lagi gadis biasa. Di balik seragam sekolahnya, ia adalah agen muda dari badan intelijen negara, menyamar demi menjalankan misi rahasia. Tapi siapa sangka, sekolah barunya justru menjadi pintu menuju rahasia terdalam tentang masa lalunya. Di tengah reruntuhan kepercayaan dan pengkhianatan, Elfisha bertekad membuka kembali kasus yang dilupakan dunia-kasus yang telah membunuh keluarganya. Dalam pencarian itu, ia bertemu Kaelion Kazemura, siswa misterius dengan tatapan tajam dan rahasia yang lebih gelap dari malam. Semakin dekat Elfisha dengannya, semakin ia terseret dalam pusaran konspirasi yang jauh lebih luas dari yang pernah ia bayangkan. Karena ternyata, Kaelion adalah agen rahasia kepolisian yang memburu dalang yang sama. Ketika kebenaran mulai terbuka, dan sahabat sendiri berubah menjadi musuh dalam bayangan, Elfisha harus menentukan siapa yang bisa ia percaya. Karena dalam dunia penuh tipuan dan luka yang tak terobati, hanya satu hal yang menjadi petunjuk:
"Hah? Dijodohin? Gamau ah, emangnya ini jaman Siti Nurbaya?" Ucap Phuwin kepada ibundanya.
"Tidak boleh menolak sayang, percaya deh sama bunda kamu pasti suka." Ucap bunda sembari kembali mencocokkan beberapa jas di badan Phuwin.
"Kenapa bunda ga tanya Phuwin dulu?"
"Karena kalau bunda tanya dulu, jawaban kamu ga akan sesuai sama yang bunda mau. Sudah jangan banyak mengeluh, nurut sama bunda." Skakmat, Phuwin akhirnya hanya bisa pasrah dengan ibundanya.
WARNING!
- LGBTQ area
- PondPhuwin area
- 1821+ area
- Mengandung kekerasan dan kata kasar
- Cerita ini hanya rekayasa penggemar tidak bermaksud sindiran ataupun sugesti hal keburukan, apabila ada kesamaan nama, tempat, alur dan waktu maka hal tersebut adalah sebuah kebetulan dan tanpa adanya kesengajaan.