Sorry, I Love You

Sorry, I Love You

  • WpView
    Reads 4,344
  • WpVote
    Votes 305
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 8, 2026
"Mungkin kamu tak mengerti caraku mencintaimu." Aku tak mengerti cara mengungkapkan rasa, dan mungkin kamu pun tak benar-benar mengerti caraku sampaikan rasa. Hingga kamu pun memilih dia, dia yang selalu membuatmu terluka. Pada akhirnya, haruskah aku yang mundur perlahan darimu? 🎧 "But if you loved me, why did you leave me?" 🎧 Start: 20 Desember 2025 #1 Zayn (26 Desember 2025)
All Rights Reserved
#2
gunung
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blueprint Pelarian Villain
  • The Time
  • Tsundere Maniak Susu
  • I'm Not Just a Figuran
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GHAIKA (REVISI)
  • Transmigrasi Ziora
  • EVANESCENT
  • GRAVARENZO
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

More details
WpActionLinkContent Guidelines