Dalam dunia yang tak selalu ramah, seseorang tampaknya selalu berada di sisi yang salah dari keberuntungan. Setiap mimpi yang ia kejar selalu berakhir dengan kegagalan.
"NANTI AKAN SEPERTI APA" adalah kisah tentang jatuh yang tak terhitung, namun juga tentang bangkit yang tak pernah usai.menempuh perjalanan panjang melewati keraguan, kehilangan, dan kesepian. serta menerima kenyataan bahwa jawaban yang ia cari tak selalu datang dari luar, tapi justru dari dalam dirinya sendiri.
Buku ini bukan hanya tentang perjuangan, tetapi juga tentang harapan. Tentang bagaimana cahaya kecil bisa tetap menyala di tengah gelap, dan bagaimana setiap kegagalan bisa menjadi petunjuk menuju kebenaran yang lebih dalam.
sudah berkali-kali gagal. Terlalu sering, hingga aku mulai hapal rasanya-perih yang menggerogoti pelan-pelan, tatapan iba orang lain, dan malam-malam panjang yang terasa sepi meski dunia tetap bising.
Setiap kali aku merasa sudah sampai di ujung jalan, entah bagaimana aku tetap melangkah. Bukan karena aku kuat. Tapi karena berhenti terasa lebih menyakitkan daripada mencoba lagi.
Mimpi yang dibangun dari harapan, ambruk tanpa aba-aba.
Rencana yang disusun rapi, berantakan seperti kertas yang ditiup angin.
bukan siapa-siapa. Bukan tokoh utama yang hidupnya dipenuhi keajaiban.
cuma seseorang yang masih percaya, kalau setiap jatuh pasti mengajarkan sesuatu.
Kalau luka juga bisa jadi arah.
Dan kalau hidup bukan tentang menang, tapi tentang bertahan dan mengerti kenapa kita tetap melangkah.
"Masih Mau Jalan, Meski Sering Tersesat" adalah cerita tentang jatuh, gagal, hilang arah-tapi juga tentang nggak nyerah.
Karena kadang, jawaban itu nggak datang dalam bentuk sorak sorai. Kadang, dia muncul dalam sunyi... saat kita tetap milih jalan, meski hati masih ragu-ragu.
All Rights Reserved