White and Blue

White and Blue

  • WpView
    Membaca 1,403
  • WpVote
    Vote 115
  • WpPart
    Bab 7
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Apr 30, 2026
WpInfo
Fiksi
Romansa
Cinta Pertama
Cinta Segitiga
Kehidupan Sehari-hari
My Color series 1 Teenlit - Comedy - Slice of Life PLAGIAT MINGGIR! INI KISAH NYATA SAYA! Meica Syaqueena, namanya. Ia hanya seorang gadis remaja yang hidupnya hanya ingin fokus dengan sekolah dan pendidikan. Tapi tanpa Meica sangka ia justru jatuh cinta dengan Kakak kelas, saat ujian PTS. Kakak kelas itu, Fikran Maulidan. Cowok berusia satu tahun lebih tua dari dirinya. Ia tak menyangka jika bakalan jatuh cinta saat masih di bangku SMP. Semakin lama perasaan cinta itu semakin membesar, tapi semakin lama juga perasaan itu salah, karena Fikran telah memiliki seorang kekasih. Di saat hatinya masih patah dan mencoba melupakannya, ia justru mengetahui kalau dua teman cowoknya menyukai dirinya dalam diam sejak MPLS. Namun, dalam sekejap hal rumit muncul, karena teman sekolah dan teman masa kecil Meica sendiri justru menaruh perasaan di salah satu cowok itu. Apakah Meica bisa melupakan Fikran? Atau ia malah menerima salah satu teman cowoknya? Lalu apakah Meica bisa menangani cinta saat masih SMP dan berbagai kerumitannya? Ikuti terus kelanjutan dari cerita ini. " Aku hanya satu titik biru diantara luasnya kanvas putih." - Meica Syaqueena. Start : 24 September 2025 End :
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#12
smp
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Nala dan Mas Juragan
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Salah Status [END]
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Nakula
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Kembang Desa
  • Prahara Lamaran [END]
  • Hello Mr. Komrad (Complete)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan