We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
CINTA ATAU OBSES? }|{ SAHIJAE FANFIC

CINTA ATAU OBSES? }|{ SAHIJAE FANFIC

  • WpView
    Reads 222
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Sat, Sep 20, 2025
WpInfo
Fanfic
TREASURE
tentang seorang ketua OSIS disebuah sekolah yang terus-menerus dibuntuti oleh ketua basket disekolah yang sama. hingga si ketos menyadari bahwa ketua basket itu seperti terobsesi dengan nya. "Lo kenapa selalu ngikutin gw sih sa? Gw risih tau gak. Apa kata anak-anak sekolah entar? Ketos mereka di deketin sama ketua basket. Gw yang malu anj. "-J. "Lo tenang aja J**, gak akan terjadi yang lo bilang itu. Karena gw bisa ngelakuin apapun buat bisa bebas ngedeketin lo. Jadi lo tenang aja. "-A. Baca : Follow semoga suka
All Rights Reserved
#69
obses
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love me or die
  • Given || Ju Jihoon
  • The Threads We Left Behind {Marjames / JJujami}
  • Journey
  • Same, But Not
  • Possessive Male Lead
  • The Unseen Little Guest [TingMeen]
  • I'm Not Just a Figuran
  • Skripsi Dan Buku Nikah
  • TOXIC BOYFRIEND

"Gila! Axelio benar-benar sakit jiwa!" umpat Yura keras-keras pada kamar kosnya yang sepi. Bagaimana tidak? Axelio Valcrest, sang antagonis pria berdarah dingin, jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Arcelia , si female lead yang berhati malaikat. Cinta yang semula indah berubah menjadi obsesi gelap yang mengerikan. Karena cintanya ditolak-sebab Arcelia mencintai sahabat kecilnya, Elvano sang male lead utama-Axelio tanpa ragu menghabisi Elvano dan mengurung Arcelia di dalam mansion mewahnya yang menyerupai sangkar emas. Namun, yang paling membuat Yura meradang adalah nasib tunangan Axelio, Ravena Dracarys. Sebagai antagonis wanita, Ravena begitu terobsesi pada Axelio. Puncaknya, hanya karena Ravena menampar Arcelia demi mempertahankan harga dirinya, Axelio tanpa belas kasihan mengeksekusi tunangannya sendiri. Perut Yura tiba-tiba berbunyi nyaring, memutus untaian kekesalannya. "Aduh, lapar lagi. Keluar bentar deh, di depan gang biasanya masih ada yang jual nasi goreng." Sambil bersenandung kecil untuk mengusir sepi, Yura berjalan menyusuri trotoar malam yang lengang. Dia baru saja hendak menyeberang jalan ketika seberkas cahaya silau memedihkan matanya dari arah samping. Tinnnnnnnnnnn! "Ravena... Sayang, bangun..." Gila! Gue transmigrasi?! jerit Yura dalam hati. "Axel, aku ingin membatalkan pertunangan kita." "Ravena Dracarys..." Axel berbisik rendah, suaranya terdengar seperti seringai iblis yang merayap di kulit. "Kau pikir... kau siapa bisa memutuskan untuk membatalkan pertunangan ini secara sepihak, hm?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines