RES IPSA
Vadiem Suvarnapati tumbuh dalam keluarga kaya lama yang mapan, pemilik jaringan hotel Suvarnapati Group yang namanya dikenal tanpa perlu disebut keras-keras. Dia bisa memilih hidup aman dan rapi, tetapi justru berjalan ke arah sebaliknya: menjadi pengacara di LBH, berhadapan dengan berkas kusut, klien miskin, dan negara yang sering kali tuli. Di dunia yang serba transaksional, Vadiem bersikeras percaya bahwa hukum masih bisa menjadi tempat berlindung, meski harus dibayar dengan karier, reputasi, dan kesepian.
Jesselyn hidup dengan cara yang jauh lebih kasar. Bergelut dalam dosa bersama pejabat, terbiasa masuk ke ruang-ruang mahal yang penuh rahasia, melayani pejabat yang siangnya bicara moral dan malamnya menanggalkan nurani. Dari posisi yang selalu direndahkan, Jesselyn justru melihat banyak hal yang orang "terhormat" pura-pura tidak tahu: suap, pengaturan kasus, dan kebusukan yang disembunyikan di balik jas mahal. Dia bertahan bukan karena ingin, tapi karena harus. Demi keluarga, demi hidup yang tak memberinya pilihan lain.
Pertemuan mereka bukan kisah cinta yang bersih dan mudah. Hubungan itu tumbuh pelan, di antara rasa bersalah, iman, dan luka yang tak bisa disembuhkan dengan janji.