Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.
Anytime for you [ KeonHoon ] BXB

Anytime for you [ KeonHoon ] BXB

  • WpView
    Membaca 36,947
  • WpVote
    Vote 848
  • WpPart
    Bab 5
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Agt 15, 2026
WpInfo
Fiksi
LGBTQIA+
Gay
Queer
Aseksual dan Aromantis
Mata itu. mata yang seperti tidak memiliki kehidupan, mata yang penuh dengan kesuraman, mata yang seperti ingin berhenti untuk hidup, tatapan yang seakan berada dititik paling rendah Dia.. Ren? aku pun tidak tahu, kita hanya bertemu sebatas ketidaksengajaan, garis takdir yang mempertemukan kita, cowok itu hanya diam saat aku bertanya, apa dia bisu? tidak bisa berbicara? atau justru tidak bisa mendengar ku? ntahlah. Yorobun, dibaca baik baik ya kalo ini bl sekali lagi bl! aku ngambil visual dari cortis, tapi jelas nama karakter semuanya berbeda, alurnya juga jelas berbeda, aku bikin ini atas ide yang lewat dikepalaku sajaa!! Sekali lagi ini bl! Jangan salah lapak So.. bijaklah dalam memilih bacaan!
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#11
kpop
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • [✓] DEMAM UNYU-UNYU || KEONHOON
  • About You
  • {FFFH} || KeonHoon
  • [✓]𝐌𝐞𝐧𝐜𝐢𝐧𝐭𝐚𝐢𝐦𝐮: 𝑬𝒄𝒉𝒐𝒆𝒔 𝑰𝒏 𝑻𝒉𝒆 𝑵𝒂𝒑𝒆 || 𝗞𝗲𝗼𝗻𝗛𝗼𝗼𝗻
  • [✓] REMAJA || KEONHOON
  • The Price of Your Smile ★ keonhoon
  • Sepasang Mata untuk Gala (KEONHOON)
  • Peka, dong! [KEONHOON]
  • {101% MATE's} || KeonHoon
  • BLIND [END]

Arkananta Rayi Dewangga, seorang remaja kelas 10 yang enerjik namun sering bersikap sok cool, mengira masa SMA-nya akan membosankan. Semua berubah saat ia bertemu Narendra Juna Aditya, kakak kelas (kelas 11) yang lembut, pintar, dan merupakan teman sekelas serta rekan ekskul musik sepupunya yang menyebalkan, Edwin. ​Pertemuan pertama di kantin sekolah langsung membuat Arkan terkena "Demam Unyu-Unyu". Senyuman Naren membuat jantung Arkan berdisko, keringat dingin, dan gelisah tak menentu. Naren yang merasa Arkan sangat menggemaskan, mulai memberikan panggilan kesayangan: "Dede Arkan". ​Namun, perjalanan asmara ini tidak semudah itu karena terhalang restu Mama Arkan yang memiliki prinsip tegas: "Anak kecil belum boleh pacaran ya!". Arkan pun harus berjuang menyeimbangkan nilai akademiknya demi mendapatkan izin "belajar bareng" dengan Naren. [#1 in antonlee : 14.03.26] [#2 in antonriize : 14.03.26] [#3 in seonghyeoncortis : 16.03.26]

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan