Until the Cherry Blossoms Bloom Again

Until the Cherry Blossoms Bloom Again

  • WpView
    Reads 413
  • WpVote
    Votes 40
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 22, 2025
Hari itu, ketika kita semua masih di usia awal remaja, Ingatkah kamu jika kita menghabiskan hari-hari terakhir menjelang kelulusan di taman kota? Di tempat yang hanya ada satu pohon sakura, kita bersenang-senang sambil berandai masa depan seperti apa yang kita inginkan. Sejuknya hari itu, tawa riang teman-teman, hingga senyuman semua orang, aku masih mengingatnya dengan jelas dan akan selalu mengingatnya. Aku pun juga ingat kalau hari itu kita semua mengikat janji bersama-sama. Janji untuk menjaga pertemanan kita, janji tidak akan berkelahi, dan janji akan kembali melihat pohon sakura yang telah menjadi saksi persahabatan kita sejak kecil kelak saat kita menjadi dewasa. Tapi... Aku pernah mendengar kalimat ini terucap dari seseorang. Tidak semua manusia dapat menepati janjinya, bukan? Pada waktu itu aku memang masih naif, menganggap omongan tersebut hanyalah bualan belaka dari orang dewasa yang tidak bisa menepati janji mereka. Dan pada akhirnya aku lah yang tidak menepati janji itu. . . . Treasure Fanfiction by RedLine Remake dari versi 'When the Cherry Blossoms Bloom' dengan sedikit perubahan karakter dan plot cerita
All Rights Reserved
#4
rutkyu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The King & The Doctor
  • Love at Time's Brink✔️
  • I Want to Live [END]
  • [BL Transmigrasi] Male Concubine
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
  • Second
  • Given || Ju Jihoon
  • NIGHT NOISES || Romance Horror [SEGERA TERBIT]
  • JEEVANA
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)

Aresh-seorang Dokter dari zaman Modern tiba-tiba terlempar ke sebuah negeri kuno yang masih ketinggalan zaman. Ia siap untuk mengacak-acak kerajaan mereka dengan kejeniusan, dan ilmu pengetahuannya yang sudah modern. Awalnya Aresh memutuskan untuk membantu mereka dengan menjadi pelayan istana, tapi ... ketika ia teringat bahwa dirinya itu cukup di hargai di tempat asalnya, dia berubah pikiran. "Bersumpahlah kau akan menjadi pelayanku yang setia!" -Raja Shaka "Pelayan? Bodoh ... aku juga ingin menjadi seorang raja." -Aresh

More details
WpActionLinkContent Guidelines