Jejak Waktu yang Hilang

Jejak Waktu yang Hilang

  • WpView
    Reads 207
  • WpVote
    Votes 54
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 1, 2026
Perjalanan rumah tangga orang tua Rossa, Roman dan Raisa hampir kandas. Keputusan Raisa menceraikan Roman secara tiba-tiba mengandung misteri, ada hal yang tak wajar. Rossa memutuskan pulang mencari tahu dan membujuk ibunya agar membatalkan niatnya, apalagi jelang pernikahan dia dengan tunangannya, Pramadi. Namun, ternyata bukan hanya persoalan rumah tangga kedua orangtuanya. Pramadi dikabarkan hilang ingatan akibat kecelakaan. Tak hanya itu ada rahasia yang terkuak pasca kecelakaan, Rossa di ambang kebimbangan. Arjun, teman masa sekolahnya ikut memberi warna dalam kehidupan Rossa. Dan dia harus memberi pilihan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MINE, NO ONE ELSE (ON GOING)
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Pawang Hantu Om Aktor
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)
  • Be My Wife
  • Silent Traces by the Sea
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Nala dan Mas Juragan
  • The Dateline [END]
  • Revenge Marriage (SELESAI)

[DI LARANG KERAS COPY PASTE]. FOLLOW SEBELUM BACA !!! Bagi semua orang di SMA Garuda, Axel Regantara adalah monster temperamental yang paling dihindari. Badboy ketua geng, tukang berantem, dan dingin tak tersentuh. Tapi bagi Reina Alvionita, Axel adalah masa lalu kelam yang ingin ia kubur dalam-dalam. Reina mengira kepindahannya ke sekolah ini akan membawa ketenangan. Namun, takdir justru membawanya kembali ke hadapan Axel. Bedanya, Axel yang sekarang tidak lagi menindasnya seperti dulu. Tatapan cowok itu berubah menjadi sebuah obsesi. Axel mengklaim Reina secara terang-terangan. Siapa pun yang berani menatap Reina terlalu lama, berkomentar genit di sosial medianya, atau sekadar mendekat, harus siap berhadapan dengan kepalan tangannya. Semua orang takut pada Axel. Tapi hanya Reina yang berani membentak cowok itu-dan anehnya, Axel selalu nurut. Di antara emosinya yang gampang meledak dan kepalan tangannya yang penuh luka berantem, Axel menyimpan satu kalimat mutlak untuk gadisnya: "Gue bisa dihancurin siapa aja, Princess. Tapi jangan lo. Karena kalau lo yang pergi, gue bisa gila."

More details
WpActionLinkContent Guidelines