Ruang Hampa ( Camellia Rain )

Ruang Hampa ( Camellia Rain )

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 18, 2025
📖 Ruang Hampa Camellia Rain dikenal sebagai gadis ceria-selalu tersenyum, suka bercanda, dan mampu menghidupkan suasana di mana pun ia berada. Namun, yang tak pernah orang lain tahu, setiap senyum yang ia berikan hanyalah topeng. Di balik tawa itu, Camellia menyimpan lelah, kesepian, dan luka yang tak pernah ia ceritakan pada siapa pun. Hari-harinya berjalan seperti rutinitas kosong: bangun, bekerja, tertawa palsu, lalu kembali pulang ke apartemen sunyi, di mana satu-satunya teman setianya hanyalah detak jam dinding yang terus berulang. Di luar, ia tampak kuat. Di dalam, ia perlahan tenggelam dalam ruang hampa-tempat di mana waktu berjalan, tetapi jiwa tak pernah benar-benar bergerak maju. Ini bukan sekadar kisah tentang kehilangan arah. Ini adalah perjalanan tentang rapuh yang berusaha tetap berdiri, tentang luka yang diam-diam mencari cahaya, dan tentang keberanian untuk terus bertahan, bahkan ketika dunia terasa terlalu berat untuk dijalani.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • I'm Not Just a Figuran
  • GRAVARENZO
  • Blueprint Pelarian Villain
  • The Time
  • Tsundere Maniak Susu
  • EVANESCENT
  • GHAIKA (REVISI)
  • Transmigrasi Ziora
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines