Sebuah Ruang Kosong
Di ujung lorong yang ramai, di tengah tawa teman-teman yang riuh, ada satu hati yang memilih sunyi. Namanya Keona, dan bagi dia, cinta bukan lagi sebuah melodi yang indah, melainkan sebuah melodi yang rusak. Ada luka dari masa lalu yang tak pernah sembuh sempurna, meninggalkan trauma yang mengakar, mengubah janji manis menjadi tawa pahit, dan mengubah genggaman tangan menjadi kenangan yang terasa dingin. Setiap kali ada yang mencoba mendekat, jantungnya langsung membangun tembok, setebal dan setinggi ketakutannya. Dia percaya, bahwa untuk melindungi diri dari rasa sakit, satu-satunya jalan tidak akan pernah lagi jatuh cinta.
Ketika Cahaya Datang
Namun, takdir punya jalan lain. Di antara ribuan wajah, muncullah satu mata yang tak pernah lelah memandang ke arahnya. Dengan senyum yang hangat seperti matahari pagi, dan datangnya yang berjanji. Dia datang bukan untuk meruntuhkan temboknya, melainkan untuk membuktikan bahwa di balik tembok itu, ada taman bunga yang indah. Dia datang dengan sabar, tidak pernah memaksa, hanya terus menunjukkan bahwa cinta bisa sehangat pelukan, bisa menjadi tawa, dan tidak selalu meninggalkan luka. Dia hadir bukan untuk mengulang cerita lama, tapi untuk menulis bab baru, yang isinya penuh dengan janji-janji yang akan ditepati, dan rasa sakit yang akan disembuhkan.
start : 18 September 2025
-08.32
All Rights Reserved