~{ A VOICE NEVER HEARD }~

~{ A VOICE NEVER HEARD }~

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 18, 2025
WpInfo
Fanfic
Enhypen
--- Prolog Hidup Y/N tak pernah sama sejak ia menjadi sasaran utama permainan kejam di sekolah. Tawa, ejekan, dan hinaan setiap hari menghancurkan perlahan-lahan, apalagi saat itu datang dari satu orang yang paling ditakuti semua orang: Yang Jungwon, ketua geng yang disegani. Namun yang tidak pernah Y/N tahu, ada titik di mana Jungwon mulai goyah. Di saat ia semakin tenggelam dalam trauma dan rasa takut, Jungwon justru tersiksa oleh rasa bersalah yang ia sendiri tak bisa pahami. Tapi apakah semua penyesalan cukup untuk membayar luka yang sudah terlanjur dalam? Atau justru penyesalan itu akan menambah kebencian Y/N, membuatnya semakin muak pada bayangan yang tak pernah berhenti mengikutinya? ---
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • I'm Not Just a Figuran
  • Tsundere Maniak Susu [DITERBITKAN]
  • GHAIKA (REVISI)
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • GRAVARENZO
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Transmigrasi Ziora
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines