Antologi Puisi: Cakrawala Maya

Antologi Puisi: Cakrawala Maya

  • WpView
    Membaca 18
  • WpVote
    Vote 1
  • WpPart
    Bab 25
WpMetadataReadLengkap Sab, Sep 20, 2025
Berisikan tentang kumpulan puisi dari perjalanan asa sang Puan terhadap Tuannya. Walaupun semuanya berakhir ketika sang Puan memutuskan untuk melepaskan asanya.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#288
antologipuisi
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Pikul Pilu Pada Pulangmu
  • Rembulan Yang Sirna
  • My Wish
  • 365 HARI BERCINTA DENGAN PUISI
  • Ruang Persinggahan
  • အချစ်၏ဟန်ပန်-𝑻𝒉𝒆 𝑺𝒕𝒚𝒍𝒆 𝑶𝒇 𝑳𝒐𝒗𝒆(Complete)
  • kumpulan cerpen kookmin/Jikook (book 2)
  • PEREMPUAN GILA
  • My SIN (GXG iam Lesbian)
  • Sebaris Rasa Untuk Tuan

Apa yang sebenarnya manusia inginkan? Apa yang sebenarnya lahir dari kembara tanpa tuju? Menyibak kekosongan, enggan berhenti. Satu dua kali, aku pun melakukannya. "Di mana rumahmu? Apa kamu mengunjunginya akhir-akhir ini?" Semilir mengantar gembiramu pada saat gelisah sejak kemarin menjemputku. Tapak tidak mengambil jeda. Pun bibir bergetar, melengkung pahit. "Tidak. Rumahku tidak dapat aku temukan." Rumahmu mungkin bukan lagi rumah yang hangat. Terlalu terkepul tangis, dusta, dengki, dan segala lara yang dibawa seorang diri. Tanpa kenal lelah meski sebenarnya ingin menyerah. Bersama perasaan-perasaan ini, kamu akan menemukan tempat bersandar. Bersama apa pun yang tertulis di sini, mari temukan kembali dirimu yang mungkin telah lama lupa jalan pulang. *** Seri Dua dari antologi puisi FOUR ©2026

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan