Story cover for Pustaka Kala by penulis_
Pustaka Kala
  • WpView
    Reads 965
  • WpVote
    Votes 305
  • WpPart
    Parts 29
  • WpView
    Reads 965
  • WpVote
    Votes 305
  • WpPart
    Parts 29
Ongoing, First published Sep 19, 2025
Bagi Anesa Kirana (Nesa), hidup adalah rutinitas monoton antara kerja keras di toko buah dan pulang ke kontrakan pengap. Di usianya yang ke-20, ia telah pasrah pada takdirnya yang buntu, hingga sebuah warisan tak terduga mengubah segalanya: sebuah rumah tua megah dari kakek yang tak pernah ia kenal.

Nesa mengira ini adalah tiketnya menuju kehidupan yang lebih baik. Namun, rumah warisan itu datang dengan tiga aturan aneh, termasuk larangan membuka satu ruangan terkunci yang menyimpan banyak benda-benda keramat. Ia segera sadar, rumah itu bukanlah anugerah, melainkan sebuah kontrak seumur hidup.

Bangunan itu adalah Pustaka Kala, sebuah gerbang hidup yang dapat mengintip rekaman kenangan mereka yang telah tiada, dan Nesa adalah penjaga barunya. Ketika sebuah eksperimen iseng membuka pintu terlalu lebar, sesosok entitas kelam menyelinap masuk, bukan sekadar kenangan, melainkan arwah penasaran yang kini mengancam nyawa sahabat terdekatnya.

Terjebak di antara aturan dan ancaman nyata, Nesa harus memilih: menjadi penjaga yang patuh, atau membongkar rahasia Pustaka Kala untuk memutus kutukan yang mengikatnya.
All Rights Reserved
Sign up to add Pustaka Kala to your library and receive updates
or
#20kultus
Content Guidelines
You may also like
Temen Level 5 by just_syala
14 parts Complete
"Je, kamu tau lambang arus listrik, induktansi, oksigen, tegangan listrik, elektron, sama uranium, nggak?" tanya Fandra. "Hm, tau. Arus listrik, I. Oksigen, O. Tegangan listrik, V. Elektron, e. Uranium, U. Induktansi aku lupa, he-he," sahut Jeina. Mengingat-ingat yang ia lewatkan dalam memberikan jawaban. "Coba search di internet." "Oh ... induktansi, L." "Tulisin di buku, dong." Jeina membuka bukunya, kemudian menulis acak sesuai yang ia ingat, sehingga Fandra menegurnya dan menyuruhnya menulis ulang sesuai dengan yang ia sebutkan. Fandra pula menyuruhnya menulis berbaris ke bawah. Jeina berdecak, memprotes. Kemudian, Fandra memerintahkan lagi agar Jeina melingkari masing-masing lambang dari baris atas hingga bawah. "I, L, O, V, e, U?" tanya Jeina. "I love you more, Je." ── ⋆⋅☆⋅⋆ ── "Kita berjalan dalam langkah yang sama, tapi bayangannya tak juga menjadi kisah yang bermakna." Coretan kisah yang tak pernah pergi dan mendekat sepenuhnya pun tak berani. Jeina dan Fandra bukan pasangan, tapi saling tahu rasa yang tumbuh, walau tak benar-benar menyebutnya cinta yang utuh. Di antara setiap candaan, tatapan yang tertahan, mereka berjalan berdampingan, berharap waktu datang membawa jawaban. Keduanya terjebak dalam permainan hati yang rumit. Fandra mengikat hubungan mereka dalam satu nama-'temen level 5'. Namun, perlahan keraguan membangun tembok yang tinggi; Jeina berdiri di ambang lelah menunggu yang tak pasti, sementara Fandra berpegang pada sebutan yang ia cipta sendiri. Akankah status 'temen level 5' akan selamanya menjadi ruang tanpa kejelasan? Atau justru membuka pintu menuju sesuatu yang lebih di halaman depan? ── ⋆⋅☆⋅⋆ ── Disclaimer: Pertama kali dipublikasikan di aplikasi Wattpad. Sudah tamat dan sudah diterbitkan menjadi buku cetak di Nebula Publisher dengan cetakan pertama pada September 2025. Seluruh kejadian dalam novel ini adalah fiktif. Apabila terdapat kesamaan, hal tersebut semata-mata merupakan kebetulan.
You may also like
Slide 1 of 10
JAYEN - DIPA cover
Last Earth [E N D] cover
Perfect Spotlight (✓) cover
I Want Miss Cyan! cover
The Secret Witches I: Last Starlight cover
All About Wattpad cover
Baby is a Bad Idea  cover
Temen Level 5 cover
TAKDIR DIO HANIM ~ BL {Mpreg} cover
Amor Fati  cover

JAYEN - DIPA

10 parts Ongoing

Disklaimer dulu, ini FIKSI yaaaaa. Kejadian di dalam cerita pure ngarang dan kemungkinan besar tidak sesuai dengan dunia nyata🙃🙏🏼 Ini sekuel dari book "Dua Puluh Menit"