Readers × readers

Readers × readers

  • WpView
    LECTURES 10
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Chapitres 4
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication sam., nov. 8, 2025
𝘉𝘶𝘨𝘩! Naomi terhuyung ke belakang. Ia tertabrak oleh seseorang yang begitu besar dan tinggi. Keseimbangannya hilang. Eh bentar... Naomi yang memejamkan mata dan bersiap jatuh itu merasa aneh. Merasa ada sesuatu yang memegangi pinggangnya. Seperti sebuah telapak tangan. Tetapi rasanya begitu... kuat, dan perkasa. Naomi bisa merasakan betapa kerasnya tangan itu. Naomi akhirnya mencoba membuka kelopak matanya pelan pelan. Satu orang yang ia lihat. Seorang pria. Dengan tatapan datar. Kacamata pada wajahnya. Dan putih di kulitnya. Sungguh indah ciptaan Tuhan ini. 𝘚𝘦𝘮𝘰𝘨𝘢 𝘪𝘯𝘪 𝘱𝘦𝘳𝘵𝘢𝘮𝘢 𝘬𝘢𝘭𝘪 𝘥𝘢𝘯 𝘵𝘦𝘳𝘢𝘬𝘩𝘪𝘳 𝘬𝘢𝘭𝘪𝘯𝘺𝘢 𝘕𝘢𝘰𝘮𝘪 𝘫𝘢𝘵𝘶𝘩 𝘤𝘪𝘯𝘵𝘢.
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Blueprint Pelarian Villain
  • EVANESCENT
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Transmigrasi Ziora
  • GRAVARENZO
  • The Time
  • Tsundere Maniak Susu
  • GHAIKA (REVISI)
  • I'm Not Just a Figuran

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu