A L O D Y

A L O D Y

  • WpView
    Reads 1,639
  • WpVote
    Votes 81
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 7, 2026
Sudut bibirnya terangkat tipis-seringai yang lebih menyerupai ancaman daripada senyuman. Ia memuja pada cara bibir mungil itu bekerja dengan rakus-sebuah pertunjukan primitif yang perlahan menjelma candu bagi jiwanya. Melihatnya makan dengan berantakan memberikan kepuasan aneh yang menyesakkan. Sebuah cara liar menikmati keindahan yang perlahan-lahan menjeratnya tanpa ampun. Sudut bibirnya terangkat tipis-sebuah seringai yang lebih menyerupai ancaman daripada senyuman. Ia memuja bagaimana bibir mungil itu menikmati makanannya dengan rakus, sebuah pertunjukan primitif yang tanpa sadar telah menjadi candu paling berbahaya bagi jiwanya. Memberikan kepuasan aneh saat melihatnya melahap makanannya dengan sedikit berantakan caranya menikmati dunianya sendiri adalah candu yang pelan-pelan menjeratnya. "You are closer than I thought" bisiknya pada kesunyian, sebuah janji yang tak terdengar. <><><> BUAT PLAGIATOR HARAP MENJAUH KARENA INI LAPAK IMAJINASI REAL PUNYA AUTHOR SENDIRI, JADI BUAT LU PADA YANG SUKA JIPLAK AWAS AJA MATA SAMA JARINYA PADA BINTITAN GK SEMBUH SEMBUH.BYE.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SECOND TASTE
  • Hot girl
  • Nala dan Mas Juragan
  • Almost Married (END)
  • R É G A L I S
  • Kesayangan Mas Juragan!
  • The Imperfect Señorita
  • NINGRUM
  • Kembang Desa
  • Where They All Look At [ END ]

Untuk segala trauma, kehilangan, dan kamu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines