setelah hari esok - hiatus

setelah hari esok - hiatus

  • WpView
    Reads 2,304
  • WpVote
    Votes 163
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadMatureComplete Sun, Feb 1, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
awal dari sebuah pertemuan yang menumbuhkan perasaan yang mungkin tidak akan pernah terlupakan pengen tau cerita nya? langsung baca aja dan jangan lupa vote nya, happy reading guyss { update rabu/minggu} { on going}
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Clause of Us
  • Under The Authority Of Senopati
  • Jadi Bodyguard?
  • OBSESISEAN 21+ (TAMAT)
  • Silent Traces by the Sea [Usai)]
  • SENTUHAN TERLARANG KOMANDAN SUAMIKU ( DEWASAAA 21++++ )
  • Night Calls
  • GARWO KINASIH SANG DALANG (DELETE SEBAGIAN)
  • Siap-siap Jadi Ibu
  • DOMINEX | The Crime Lock

The Three Musketeers: 1st Pradipta Series Sebagai seorang jurnalis, terlibat dengan media sudah menjadi makanan sehari-hari bagi seorang Ariel Serephina Fajra. Tapi siapa sangka, satu insiden membawa namanya masuk ke dalam headline news bersama Adhiyaksa Pradipta-salah satu pewaris perusahaan raksasa yang baru saja kembali dari luar negeri. Seolah tak cukup dengan rumor mengenai dirinya dan mantan kekasihnya yang kembali mencuat begitu ia sampai di Indonesia, kali ini Aksa justru terjerat kesialan dengan terjebak di lift yang rusak bersama seorang jurnalis yang terus-menerus mewawancarai nya. Kondisi berita yang semakin bertambah mengerikan membuat Aksa melayangkan sebuah perjanjian dengan Sere. Pernikahan kontrak yang. menguntungkan bagi keduanya. Di satu sisi, nama baik Sere akan terbebas dari headline berita, sementara Aksa bisa mendapatkan warisan keluarga dari kakeknya asalkan dia menikah. "Kamu tanya kan saya kemarin malam ngapain?" Tanya Aksa semakin mendekati Sere. "Bagaimana kalau sekarang saya mengulang perbuatan saya ke kamu semalam? Supaya kamu ingat." Warning ⚠️ Cerita ini mengandung unsur dewasa dan kata-kata kasar. Harap bijak dalam memilih bacaan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines