JIWATMA
  • WpView
    Membaca 205
  • WpVote
    Vote 44
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Okt 4, 2025
WpInfo
Fiksi
Fiksi Sejarah
Segenap jiwa Aditya merindukan dekapan yang belum pernah dirasakannya. Ia disambangi dalam mimpi, meneriakkan memori dari kehidupan yang tak ia mengerti. Pilihannya merantau ke sebuah kabupaten kecil di Provinsi Yogyakarta demi melupakan duka dianggapnya manjur saja. Hari-hari dihabiskannya berjibaku dengan kamera, menyambangi candi-candi tempatnya mencari pundi-pundi, pun mendengar kisah asmara dari pasangan yang menggunakan jasanya. Tanpa Aditya sadari, kehadirannya di bumi Yogyakarta telah lama digariskan Yang Mahakuasa. Menuntutnya memenuhi sebuah sabda yang dahulu diucap seorang maharaja. Kepingan kenangan semakin kentara saat bersua ia dengan sang puan yang memiliki nama serupa rembulan. Gemulai tubuh dimahkotai paras jelita serupa bunga. Hati Aditya pun turut dicuri oleh ia yang hidupnya menjelma sebagai sang penari. Membawa nama suci Dewi Sita, pujaan hati Sri Rama. Katanya, kau akan abadi jika dicintai oleh mereka yang menangkup memori dalam bingkai fotografi. Aditya telah mengabadikan ribuan keindahan dunia, menjadi perantara berpasang-pasang insan menuju janji suci. Namun, Demi Tuhan, tak ada satu pun yang mampu mengalahkan manisnya senyuman sederhana milik Kirana, sang dewi. Jika benar Aditya hadir di kehidupan ini untuk memenuhi janji, semoga Kirana lah yang menanti. Ia adalah sang pemuja, bagi kekasih yang teramat mencintainya pula. Diksi yang menyusun doanya akan selalu ada nama wanitanya, disandingkan dengan harap agar restu menemui jalan temu. [Start 27 September 2025]
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#94
softspoken
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • SINGASARI, I'm Coming! (END)
  • 𝐒𝐓𝐎𝐑𝐘 𝟏𝟗𝟔𝟓 ║𝐏𝐈𝐄𝐑𝐑𝐄 𝐓𝐄𝐍𝐃𝐄𝐀𝐍
  • Permaisuri Palsu dan Harem Yang Kucuri
  • ✅ SUAMI KAISAR
  • Para ibu generasi tahun 60-an dimanipulasi secara mental
  • Asmaranala
  • BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [END]
  • Duchess of Valtor

Kapan nikah??? Mungkin bagi Linda itu adalah pertanyaan tersulit di abad ini untuk dijawab selain pertanyaan dimana sebenarnya jasad I Gusti Ketut Jelantik dikebumikan. Kurangkah dia berikhtiar? Lalu apa namanya kegiatan blind date yang harus Linda lakoni setiap akhir pekan selama empat bulan, tentu atas prakarsa sang Mama tercinta. Apa juga salah Linda jika hingga saat ini tidak menemukan sosok pria dari pasangan Blind date yang cocok. Giliran Linda merasa cocok malah si pria yang merasa tidak cocok. Apalagi tidak jarang justru pria aneh yang ditemuinya. Walaupun memang kelakuan murid - muridnya jauh lebih aneh. "Mama nggak mau tahu, pokoknya kamu harus ketemu anak temen mama weekend ini. Nggak ada alasan, Titik!!!" "Please Mama, Linda capek, libur dulu deh dua Minggu yaa... yaa... pulang ke Bandung weekend itu bikin darah tinggi, macet parah Mama!" "No... No... No!!!" "Mama... Ah pusing... Linda mending kabur aja!!!" "Ide bagus itu, kalau bisa pergi ke tempat yang Mama nggak bisa hubungin kamu!!! Yang jauh biar kamu sekalian dipecat jadi ASN!" Percakapan antara aku dan Mama yang berjarak sekitar 152 km itu dalam sekejap berubah berjarak ratusan tahun. Aku akhirnya benar-benar berada di tempat yang tak akan terjangkau bahkan oleh Mama. Berada di kerajaan dengan catatan sejarah paling berdarah. Apakah aku telah dikutuk oleh ibuku seperti Malin kundang? Atau karena namaku MALINda Rengganis Puteri, jadi nasib kamipun sama? "MAMA... LINDA MAU PULANG!!!" PERHATIAN!!! Jangan terlalu mempercayai apa yang anda baca. Cerita ini hanya fiktif belaka, jika ada beberapa kesamaan nama, tokoh, karakter, tempat, waktu dan peristiwa berarti sebagian cerita diangkat dari kisah nyata dalam sejarah.Tidak ada kesengajaan untuk membuat kontroversi tetapi hanya bermaksud sebagai hiburan semata.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan