Crazy Boy

Crazy Boy

  • WpView
    Reads 741
  • WpVote
    Votes 98
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 8, 2025
Di 11 AKL 1, ada tiga orang lurus yang super wangi dan perfeksionis. Parfum nggak pernah ketinggalan di tas, baju seragam harus masuk dan disetrika rapi, rambut rapi, dasi nggak pernah menceng, bekal selalu 4 sehat 5 sempurna, dan nggak punya catatan kriminal di buku jurnal guru bk. Tapi, satu hal yang nggak disadari, kalau ternyata satu diantara orang lurus itu ada yang naksir berat sama manusia dari dimensi berbeda. Dimensi kasat mata yang diisi makhluk-makhluk bobrok dan bau kecoa. Makhluk-makhluk yang nggak mencerminkan anak akuntansi. Rese, asbun, seneng nyimpan sampah di laci, dan ketawanya itu loh.. jelek banget. Jovi, ngincer banget sosok Sanja dari kelas 10. Sanja adalah cowok paling bintang 5 diantara teman-temannya yang pembawa sial itu, menurut Jovi. Walaupun sebenarnya sama aja gilanya. Suatu hari, dunia mereka bersinggungan. Banyak hati yang terlibat, banyak perasaan yang tersimpan. Perlahan, semua mulai berubah. Persahabatan, perasaan, dan pengorbanan.
All Rights Reserved
#27
heejakehoon
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • EVANESCENT
  • Blueprint Pelarian Villain
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Transmigrasi Ziora
  • GRAVARENZO
  • Tsundere Maniak Susu
  • I'm Not Just a Figuran
  • GHAIKA (REVISI)
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines