The Last Dance of R&G

The Last Dance of R&G

  • WpView
    LECTURAS 15
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa19m
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, oct 4, 2025
WpInfo
Ficción
Romance
Di balik nama besar keluarga Prodjoesudjipto, yang memayungi Prodjoesudjipto Group, Kartasasmita Residences, dan sejumlah perkebunan warisan di Jawa Tengah, berdiri seorang pewaris yang disegani: Ghandewa Abimanyu Prodjoesudjipto. Tegas, tak terbantahkan, dan terbiasa hidup dalam lingkaran aturan yang ketat. Rengganis Praba Ayodhya hanya seorang jurnalis muda, datang membawa keyakinan dan keberanian yang membuatnya terlihat terlalu kecil untuk dunia Ghandewa. Namun, justru keberaniannya itu yang menjerat perhatian sang pewaris. Pernikahan mereka seharusnya menjadi akhir dari perjuangan, tetapi ternyata hanyalah awal dari penjara yang tak terlihat. Ganis harus memilih: mempertahankan cintanya pada Dewa, atau kehilangan dirinya sendiri sedikit demi sedikit di bawah bayang-bayang nama besar keluarga itu. *** A Romance Story By @Windayss_ The Last Dance Of R&G. be careful. Copyright © 2025 Windayss. All Rights Reserved.
Todos los derechos reservados
#235
oldman
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • My Graffiti, Sire
  • Asmaraloka Saptakāla [COMPLETED STORY]
  • PEMILIK HATI MR. TUNKU
  • 𝐂𝐈𝐍𝐓𝐀 𝐇𝐀𝐓𝐈 𝐅𝐀𝐑𝐑𝐄𝐋 ✓
  • Alika
  • ESCAPE: Tale of Obsession and Longing
  • Hayden's Angel
  • THE SAGA OF LOVE
  • Takdir di Pelaminan: Nikah Islami Bersama Kim Seokjin
  • Hujan Rinduku (Keluarga, Cinta, dan Impian) ☑️

Tubuhku selalu dalam keadaan kedinginan jika berada di Fenchurch, sebuah jalan yang cukup historis di sisi timur kota London. Sprektrum warna langit dan terkadang pelangi yang membentang di luasnya cakrawala menjadi penemanku. Dapat kupastikan, tujuanku ke sana hanya untuk mencari kedua raga tak bertanggung jawab, menyusuri setiap wajah, sampai akhirnya perjalananku tidak lagi sendirian. Seolah itu keadilan alam, aku bertumpu penuh padanya, ratu kecantikanku. Namun, perlahan perjalanan ini digerogoti waktu. Hingga mereka yang baru saja kuanggap putaran kewarasanku--yang membuat warna duniaku lebih jelas itu... terasa tak pernah sejauh ini. "Setiap orang layak bahagia, termasuk kau," Dia bilang begitu. "Jika tidak?" Aku menyahut dengan rahang yang mengeras. "Bahagiamu di ketenangan putih yang diciptakan Tuhan." Dan saat itu, aku tak percaya. Tidak pada Tuhan, tidak pada penanggung jawab rasa sakit. Akankah kalian membantuku? Aku Gray Robbin. --DONT TOLERATE PLAGIARISM!-- ©belliotte ©Mei2025

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido