"𝑴𝒆𝒓𝒆𝒌𝒂 𝒕𝒊𝒅𝒂𝒌 𝒎𝒆𝒎𝒊𝒏𝒕𝒂 𝒅𝒊𝒍𝒂𝒉𝒊𝒓𝒌𝒂𝒏 𝒅𝒂𝒍𝒂𝒎 𝒌𝒆𝒉𝒊𝒍𝒂𝒏𝒈𝒂𝒏. 𝑻𝒂𝒑𝒊 𝒔𝒆𝒎𝒆𝒔𝒕𝒂 𝒎𝒆𝒎𝒂𝒌𝒔𝒂 𝒎𝒆𝒓𝒆𝒌𝒂 𝒍𝒆𝒃𝒊𝒉 𝒄𝒆𝒑𝒂𝒕 𝒅𝒆𝒘𝒂𝒔𝒂, 𝒅𝒆𝒏𝒈𝒂𝒏 𝒄𝒂𝒓𝒂 𝒑𝒂𝒍𝒊𝒏𝒈 𝒔𝒖𝒏𝒚𝒊: 𝒅𝒊𝒕𝒊𝒏𝒈𝒈𝒂𝒍 𝒐𝒍𝒆𝒉 𝒅𝒖𝒂 𝒐𝒓𝒂𝒏𝒈 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒑𝒂𝒍𝒊𝒏𝒈 𝒎𝒆𝒏𝒄𝒊𝒏𝒕𝒂𝒊 𝒎𝒆𝒓𝒆𝒌𝒂." Tiga raga yang tinggal dalam satu atap. Tiga saudara yang masih belajar berdamai dengan kehilangan-meski di antara dinding-dinding itu, tawa dan kenangan tak pernah benar-benar pergi. Sejak Ayah dan Bunda berpulang, mereka hanya punya satu sama lain. Mereka harus saling menjaga, saling memahami, serta saling menguatkan satu sama lain dengan cara yang sederhana, namun penuh makna. Takdir membuat mereka harus tumbuh lebih cepat dari seharusnya. Tapi di balik semua itu, mereka tetap anak-anak yang sedang belajar memeluk luka, dengan cinta yang mereka ciptakan sendiri. Tolongg jgn copy plc:D TikTok : @_.chndel
Più dettagli