Retak
  • WpView
    LECTURAS 580
  • WpVote
    Votos 400
  • WpPart
    Partes 8
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, dic 17, 2025
Dia selalu terlihat kuat. Anak pertama yang selalu jadi contoh, yang dituntut sempurna, tapi tak pernah diajarkan bagaimana caranya. Di balik senyumnya, hatinya hancur berkeping-keping. Kehidupan yang keras, tekanan dari orang tua, dan luka batin yang tak terlihat membentuknya menjadi sosok yang dingin dan sulit percaya pada siapa pun. Namun, sebuah malam mengubah segalanya. Saat ayahnya menindasnya hingga trauma, seorang teman cowok muncul, menjadi pelindung yang tak pernah ia harapkan. Bersamanya, dia menemukan sedikit rasa aman, hingga hadir seorang om yang sabar, membimbingnya, dan perlahan menjadi figur ayah baru yang selama ini ia rindukan. Tetapi bayangan masa lalu tak mudah pergi. Ayah lama masih mengejar, mempertaruhkan semuanya untuk mengambilnya kembali. Kini, hidupnya terombang-ambing antara luka lama dan harapan baru. Akankah dia menemukan tempat di mana hatinya bisa benar-benar sembuh?
Todos los derechos reservados
#107
anakpertama
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • President's Wife
  • Heyu : Second Gear
  • Skyline Marriage
  • El and Jerganio (End)
  • GUMI [Completed]
  • Kamu Hanya Milikku
  • The Cold Ceo's Hidden Heir ( END )
  • 𝐇𝐈𝐒 𝐒𝐖𝐄𝐄𝐓𝐒𝐔𝐆𝐀𝐑

Dewandra telah memantapkan hati untuk tidak pernah menikah. Selama 25 tahun, ia mengabdikan hidup sebagai tentara setia demi melindungi negara. Hingga di usia 41 tahun, ia diangkat menjadi pemimpin tertinggi-menyandang status RI 1. Dua tahun menjabat pasca-lengsernya sang ayah yang merupakan Presiden ke-8, Dewandra tetap tak sedikit pun terusik oleh bayangan pernikahan. Namun, takdir rupanya punya rencana lain. Pada perayaan Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2025, matanya tak sengaja menangkap sosok gadis berkebaya putih dengan kain batik merah. Rambutnya tergerai indah, dihiasi senyum manis yang menawan. Meski hanya tatapan sekilas, wajah itu seolah tertanam permanen dalam ingatannya. Gadis itu adalah Natasha Aira Van-dijk Chandramukhti-putri tunggal dari salah satu menteri di kabinetnya sendiri.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido