Transmigrasi Antagonis

Transmigrasi Antagonis

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 21, 2025
Alexei menatapnya dengan tatapan tajam. "Kau bilang akan melakukan apa pun." Ia berjalan mendekat. "Kau harus setuju untuk bekerja sama denganku. Aku butuh orang yang bisa menjadi 'wajah' untuk salah satu proyekku, dan kau sangat cocok untuk itu. Sebagai imbalannya, aku akan membersihkan namamu. Bagaimana?" ​Sana ragu-ragu. Ia tidak tahu apa proyek itu, tapi ia tahu ini adalah satu-satunya kesempatan untuk keluar dari masalah ini. Ia menatap mata Alexei yang dingin dan tajam. "Aku setuju," jawabnya. ​Alexei tersenyum. "Bagus. Selamat datang di duniaku, Valeria." ​Sana tahu, ia baru saja membuat kesepakatan dengan iblis. Ia juga tahu, rencana untuk hidup tenang telah hancur. Ia sekarang berada di pusat badai yang paling ia hindari, berada di sisi seorang mafia tampan, dan takdirnya semakin terjalin dengan takdir pria berbahaya itu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Salah Status
  • Prahara Lamaran [END]
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Nakula
  • Kembang Desa
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Nala dan Mas Juragan
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper

(BELUM DI REVISI MASIH BANYAK TYPO) Ansera, gadis centil dan cerewet, langsung jatuh hati pada Raha saat pertama kali ia melihat lelaki itu, pengacara kaku yang jarang menunjukkan ekspresi. Dari pertemuan pertama, Sera langsung bertekad, ia harus membuat Raha menyadari keberadaannya, dengan cara apa pun. Tapi, untuk menembus hati seseorang yang selalu terlihat dingin ternyata lebih sulit dari yang ia bayangkan. Setiap kata serius dari Raha, menjadi tantangan dan godaan sekaligus bagi Sera. "Mas, aku mau pelukan sama kamu. Tapi, tunggu rumahku sepi." "Terus, nanti digrebek warga, gitu, Ansera?" "Mau banget." | start 21 december 2025 | end 11 april 2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines