RUANG HATI

RUANG HATI

  • WpView
    Reads 743
  • WpVote
    Votes 108
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadComplete Fri, Feb 20, 2026
Hidup itu seperti novel yang ditulis tanpa outline. Kadang ceritanya mengalir indah, kadang plotnya berbelit-belit sampai kita sendiri bingung mau dibawa kemana. Yang pasti, setiap hari adalah halaman baru yang harus diisi, mau kita siap atau tidak. Buku ini lahir dari catatan-catatan kecil yang ditulis di malam-malam ketika dunia tidur dan pikiran justru paling ramai. Bukan dari seseorang yang sudah memiliki semua jawaban hidup, tapi justru dari seseorang yang masih terus bertanya. Jika kamu pernah merasa terjebak di persimpangan jalan tanpa tahu harus belok kemana, jika kamu pernah duduk sendirian sambil bertanya-tanya apa tujuan hidup ini sebenarnya, atau jika kamu sekadar butuh teman bercerita tanpa harus bertemu langsung-mungkin catatan ini bisa menemanimu sejenak. Ini bukan panduan sukses. Ini bukan buku motivasi yang akan memberikan semangat klise di setiap halamannya. Ini hanya sharing pengalaman dari seseorang yang juga masih belajar bagaimana caranya hidup dengan lebih bermakna. Bersiaplah untuk menyelami cerita yang mungkin akan membuatmu berkata, "Kok kayaknya aku pernah merasakan ini ya?"
All Rights Reserved
#24
ruangcerita
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bound by Diamond
  • Teman Kecilku
  • Transmigrasi Little Mommy
  • Transmigrasi Ke Novel ABO? (GXB🔞)
  • the protective myhusband
  • Menjadi Ayah Dua Anak [Bl]
  • PERJODOHAN
  • Half Of My Heart ​[UNDER REVISION]
  • Mas Masinis
  • Bad Matheus

Menikahi Kalangga adalah kesalahan terbesar dalam hidup Bella-atau begitulah pikirnya. Bagi Bella, pernikahan ini adalah penjara berlapis emas. Bagi Kalangga, ini adalah cara tunggal untuk memiliki dunianya seutuhnya. Empat bulan pernikahan mereka hanya diisi dengan penolakan, tatapan jijik, dan bentakan. Bella benci dominasi Kalangga, benci bagaimana pria itu mengatur setiap napasnya dengan kekuasaan yang tak terbatas. Namun, Kalangga bukan pria yang mudah menyerah. Ia adalah 'Rentenir' yang sabar menunggu setiap inci pertahanan istrinya runtuh oleh perhatian yang menyesakkan. Dia punya segalanya: Takhta, harta, dan kuasa. Namun, di hadapan Bella, seorang Kalangga hanyalah pria 'pemuja' yang rela melakukan apa saja demi satu lirikan mata sang istri-meskipun lirikan itu penuh dengan kemarahan. Kalangga tahu Bella mencintai kebebasannya, maka ia memberikan seluruh dunia untuk Bella jelajahi, asalkan titik pulangnya tetap berada dalam dekapannya. Sebab di dunia Kalangga, tak ada hutang yang tak terbayar-dan Bella adalah bayaran yang paling ia inginkan. "Belanjalah sepuasmu, pergi ke mana pun yang kamu mau. Tapi ingat, sejauh apa pun kamu melangkah, kamu tetap milikku." Terjebak dalam pernikahan penuh aturan dan sikap posesif tingkat dewa, Bella berusaha keras untuk tidak jatuh dalam pesona suaminya yang manipulatif namun terlampau perhatian. Di antara kemewahan Black Card, Porsche abu-abu, dan perlindungan yang menyesakkan, Bella harus memilih: Tetap memegang teguh egonya, atau mengakui bahwa ia mulai menikmati 'sangkar' mewah yang dibuatkan Kalangga khusus untuknya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines