Before Dawn, When the Sun Touched the Moon

Before Dawn, When the Sun Touched the Moon

  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 23, 2025
Batavia, 1940. Di tengah denting trem, bayang kolonialisme, dan bisik-bisik kemerdekaan, dua pemuda bertemu tanpa sengaja-sebuah tabrakan bahu di halaman Rechtshoogeschool yang tampak sepele, namun diam-diam menjadi awal dari takdir yang panjang. Syahrunara, putra bangsawan Melayu yang kelak ditakdirkan memimpin kerajaannya. Adiwangsa Baskara, pemuda keras dari Jawa, tajam seperti karang, tegas seperti cahaya mentari. Mereka berdua berjalan dalam zaman yang sedang bergolak: Belanda yang kian rapuh, Jepang yang mendekat, serta rakyat yang mulai berteriak tentang kemerdekaan. Di balik diskusi intelektual, aroma kopi di warung kecil, dan langkah kaki di jalan-jalan Batavia, tumbuhlah sesuatu yang tak pernah mereka rencanakan: rasa yang manis, asing, sekaligus penuh dosa. Namun cinta mereka bukanlah milik mereka. Norma, agama, politik, dan sejarah memaksa perasaan itu terkubur sebelum fajar tiba. Bahkan ketika republik lahir, luka itu tetap tinggal-bagai matahari dan bulan yang hanya bersentuhan sesaat, tepat sebelum fajar merenggut segalanya. Sebuah kisah tentang cinta yang manis sekaligus menyayat, tentang dua jiwa yang bersua di waktu yang salah, dan tentang rahasia yang terkubur dalam bayang-bayang kemerdekaan.
All Rights Reserved
#714
youth
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kembang Desa
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • Prahara Lamaran [END]
  • Salah Status
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Nala dan Mas Juragan
  • Nakula

Usai menjalani pendidikan strata 1 di Ibu Kota, Adara Ruby Sanjaya (22), gadis centil nan cantik yang sering dipanggil dengan sebutan Dara diminta kembali oleh orang tuanya yang berada di desa. Menuruti adalah jalan terakhir yang harus di lakukan Dara. Dara pikir pulang ke kampung halamannya adalah pilihan yang sangat buruk, tetapi disana ia menemukan sesuatu yang sayang untuk dilewatkan. ~~~ Menjadi harapan satu-satu orang tua yang harus terjun ke dunia perdagangan, adalah takdir Biantara Pradikta (32), Bian yang merupakan anak laki-laki dari juragan tersohor se Kecamatan. Mempunyai adik perempuan yang masih berada di bangku menengah keatas, itulah alasan Bian tidak melanjutkan pendidikan paska lulus SMA. Memiliki sifat yang cuek dan tidak terlalu memikirkan tentang perempuan, padahal ibunya sering menyodorkan anak temannya untuk ia kencani, tetapi ia acuh tak acuh dengan itu. Sampai hadir seorang gadis jelita yang merupakan anak dari pengusaha beras di desanya, gadis yang menjadi buah bibir para tetangga, bukan hanya prestasi yang jarang orang dapat dikehidupan mereka, tetapi juga parasnya yang membuat para tetangga rela menyodorkan anak lelakinya pada gadis itu. Tetapi, mengapa Bian tidak menyukai itu! Cerita keseharian gadis incaran para pria dan calon menantu idaman ibu-ibu desa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines