Anak Bungsu yang Kuat

Anak Bungsu yang Kuat

  • WpView
    Reads 48
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 26, 2025
Semua orang bilang, si bungsu itu manja. Tapi tidak dengan dia. Lahir terakhir bukan berarti tertinggal. Tumbuh dalam bayang-bayang kakak-kakaknya, dia belajar menelan sepi, menyimpan luka, dan berdiri tanpa banyak suara. Di balik senyum hangatnya, ada kekuatan yang ditempa diam-diam. Di balik sikap lembutnya, ada tekad baja yang tidak bisa dianggap remeh. Ini bukan kisah tentang menjadi yang pertama, tapi tentang menjadi yang paling tahan. Karena jadi bungsu bukan soal urutan. Ini tentang bertahan, tumbuh, dan membuktikan diri. Bahwa si paling kecil... bisa jadi yang paling kuat.
All Rights Reserved
#912
wattpadrekomendasi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝔈𝔱𝔥𝔬𝔩𝔬𝔤𝔶 𝔬𝔣 𝔇𝔦𝔰𝔰𝔬𝔠𝔦𝔞𝔱𝔦𝔬𝔫 || Jayhoon
  • Detektif Kriminal Negara Tahun 1990 (Part 1)
  • I Am In Novel?!!
  • The Butterfly's Mask: ( Jaeyong ) - END
  • Transmigrasi Cepat: Teratai Putih Kembali Populer
  • Male lead Antagonist
  • Murid Sialan
  • Sorry Mr. Husband (END)

Sunghoon, seorang psikiater muda berbakat, mendapat tugas khusus dari dokter senior yang juga menjadi mentornya: menangani seorang pasien dengan Dissociative Identity Disorder (DID). Kasus ini bukan kasus biasa, pasien bernama Jay tersebut memiliki tujuh kepribadian berbeda, masing-masing dengan sifat, emosi, dan cara berpikir yang saling bertolak belakang. Awalnya, Sunghoon menganggap ini sebagai tantangan profesional semata. Namun, seiring sesi terapi berjalan, satu per satu kepribadian Jay mulai muncul, membuka lapisan demi lapisan trauma masa lalu yang selama ini terkubur. Setiap kepribadian membawa potongan cerita yang berbeda. Ada yang protektif, ada yang agresif, ada pula yang rapuh seperti anak kecil. Tanpa disadari, Sunghoon mulai terjerat lebih dalam. Ia menemukan bahwa trauma Jay memiliki keterkaitan dengan masa lalunya sendiri-sebuah benang merah yang seharusnya mustahil ada antara dokter dan pasien. Hubungan profesional perlahan berubah menjadi konflik batin yang rumit, mempertanyakan batas antara empati, tanggung jawab, dan rasa bersalah. Ketika kebenaran akhirnya terungkap, sebuah plot twist besar mengguncang segalanya: hubungan antara Sunghoon dan Jay jauh lebih dekat daripada yang mereka bayangkan. Masa lalu yang terputus kini menuntut jawaban, dan proses penyembuhan tidak lagi hanya tentang Jay, tetapi juga tentang Sunghoon sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines