Karel, si adik kelas berprestasi yang ambisius, punya satu tujuan utama di SMA Mandala: mengalahkan posisi Arga, kakak kelas sekaligus peringkat satu paralel yang selalu terlihat malas, bosan, dan hobi menguap saat diajak bicara.
Bagi Karel, tatapan meremehkan Arga adalah penghinaan terbesar. Karel bersumpah akan melakukan segala cara untuk membuat Arga tunduk dan mengakui kehebatannya.
Kesempatan itu datang saat semester baru. Karena sebuah taruhan nilai ujian yang bodoh, Karel kalah telak dari Arga. Sesuai perjanjian, Karel harus menjadi "asisten pribadi" Arga selama satu semester penuh-mulai dari membelikan susu kotak di kantin, membawakan tas, hingga menemaninya belajar di perpustakaan. Karel yang gengsi setengah mati terpaksa menuruti kemauan Arga demi menjaga harga dirinya.
Namun, kedekatan paksa ini malah mengubah segalanya. Karel mulai melihat sisi lain Arga yang ternyata sangat peduli dan kesepian di balik topeng bosannya. Di sisi lain, Arga yang awalnya hanya ingin menjahili Karel, perlahan mulai gemas dan terpikat oleh sifat pantang menyerah sang adik kelas.
Ketika percikan cinta mulai muncul,
masalah baru pun hadir: gengsi mereka setinggi langit.
Karel menolak mengaku kalau dia sudah jatuh cinta pada pusat utamanya, sementara Arga terlalu gengsi untuk menurunkan gengsinya sebagai kakak kelas yang selalu "di atas".
Terjebak dalam permainan ego masing-masing, siapakah yang akan kalah dan menyatakan perasaannya duluan? Atau mereka akan selamanya terjebak dalam hubungan "musuh tapi bucin" ini?
📍Semua cerita ini murni dari karangan saya
📍Jika ada yang tersinggung atau merasa kurang nyaman pada cerita ini, mohon untuk tidak menjelekkan cerita saya
📍Jadilah pembaca pintar yang tidak merugikan orang lain
📍 Silahkan yang berminat untuk membacanya, terima kasih sudah meluangkan waktu di lapak ini
Todos los derechos reservados