Huzia
  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 23, 2025
Hagian. Negeri termasyhur di Tanah Tsa dengan kemajuan peradabannya. Hagian, orang-orang menyebutnya 'Zabarjad dari Utara'. Di bawah kekuasaan sang Asad, Sultan Amed Sah, satu per satu negeri di Tanah Tsa tunduk dan takhluk. Hagian, negeri dengan seribu benteng itu makin jumawa berkat kebijaksanaan padisah mereka. Namun, tak ada yang tahu bahwa di balik agungnya Hagian, ada petaka yang dapat menghancurkan negeri itu kapan saja. Huzia. Gadis bermata emas yang disembunyikan sang Padisah itu memegang emas yang retak di tangan kanannya dan zabarjad yang rusak di tangan kirinya. "Seharusnya, kaulah yang mati, Huzia." "Seharusnya, akulah yang mati."
All Rights Reserved
#273
sultan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Asmaranala
  • SUAMI KAISAR
  • Permaisuri Palsu dan Harem Yang Kucuri
  • Para ibu generasi tahun 60-an dimanipulasi secara mental, dan seluruh keluarga m
  • The Palace Stewardess
  • Duchess of Valtor
  • SINGASARI, I'm Coming! (END)
  • Pernikahan Militer di Pulau Tahun 1970-an: Kehidupan sebagai Ibu Tiri
  • BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [END]
  • 𝐒𝐓𝐎𝐑𝐘 𝟏𝟗𝟔𝟓 ║𝐏𝐈𝐄𝐑𝐑𝐄 𝐓𝐄𝐍𝐃𝐄𝐀𝐍

Di awal kisah, aku dan kamu satu. Parasku itu parasmu. Ragaku serupa ragamu. Namun hidupmu ibarat jalan landai berhias ilalang, sedangkan hidupku layaknya tikungan curam terjal berbatu. Dirimu begelimang kasih, tapi diriku berbalut nestapa. Mudah untukmu, yang sulit jadi bagianku. Kamu beruntung, aku yang sial. Kenapa harus kamu, bukan aku? Memang apa kesalahanku? Salahkan jika kini aku ingin berada di posisimu? Saudariku, kumohon menghilanglah selamanya. PERHATIAN!!! Cerita ini seluruhnya FIKTIF belaka serta tidak terkait dengan sejarah kerajaan manapun walau kisah berlatar kerajaan masa lampau. Semua nama, tokoh, karakter, tempat, waktu, dan jalan cerita hanya rekaan demi kepentingan HIBURAN semata.

More details
WpActionLinkContent Guidelines