Laut, Dan Gelombang Badainya.

Laut, Dan Gelombang Badainya.

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 25, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
............ Sinopsis Laut Ranna Jingga tumbuh dalam keluarga yang retak, dengan luka-luka batin yang tak pernah benar-benar sembuh. Obat antidepresan menjadi teman hariannya, sementara ia berusaha meyakinkan diri bahwa hidup masih pantas dijalani. Langit Biru Navendra, anak pertama dari keluarga harmonis, justru hidup dengan bayangan kelam. Sejak kecelakaan yang merenggut sahabatnya, Devandra, ia mengidap PTSD yang membuatnya sulit tidur dan terus dihantui rasa bersalah. Takdir mempertemukan Laut dan Langit dalam sebuah pertemuan sederhana, namun terasa begitu intens seakan benang merah telah lama menghubungkan mereka. Keduanya sama-sama rapuh, sama-sama haus akan pemahaman, dan sama-sama takut kehilangan. Dari ruang kosong yang mereka temukan bersama lahirlah Ruang Bertahan, sebuah komunitas kecil tempat luka bisa diceritakan tanpa dihakimi. Namun cinta yang tumbuh di antara mereka justru menghadirkan pertanyaan baru: apakah mereka bisa saling menyembuhkan, atau justru hancur bersama? Akankah Laut dan Langit berakhir berdampingan selamanya, atau harus belajar berdiri sendiri dulu sebelum berani menggenggam bahagia. ............ stay tune, and happy reading 🫶
All Rights Reserved
#14
dan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GRAVARENZO
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Tsundere Maniak Susu
  • GHAIKA (REVISI)
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • The Time
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • I'm Not Just a Figuran
  • Transmigrasi Ziora
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA

[FOLLOW SEBELUM MEMBACA] Gravarenzo Kairos Ferdezeus. Meski berwajah datar pemuda tampan yang menjabat sebagai Ketua geng DrakeZeus itu memiliki pembawaan yang tenang. Namun justru ketenangan itulah yang menjadi sumber ketakutan terbesar bagi banyak orang, membuat siapa pun berpikir dua kali untuk berani mengusiknya. Tapi tidak bagi perempuan yang satu ini. Alih-alih gentar untuk mendekat, ia justru menerobos. Meski sadar bahwa perasaan cintanya kerap berakhir dengan penolakan, ia tak pernah memilih untuk menyerah. Hingga akhirnya, sebuah kesempatan hadir, membuka awal baru yang tak pernah disangka oleh keduanya....

More details
WpActionLinkContent Guidelines