We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Kita Usahakan Rumah Itu

Kita Usahakan Rumah Itu

  • WpView
    Reads 156
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 29, 2025
WpInfo
Fanfic
Teenage Mutant Ninja Turtles
Leonardo memandang Aralie dari jauh, Dylan berada di sampingnya, dan Erine mulai mendekati Leonardo di studio arsitektur. Mereka berempat terhubung oleh mimpi tentang "rumah"-tempat pulang, tempat tumbuh, dan tempat hati berlabuh. Tapi ketika batas pertemanan dan perasaan makin kabur, siapa yang akan berani jujur lebih dulu? Cerita tentang kampus, pertemanan, dan pilihan hati ini membawa pembaca menyusuri ruang-ruang kecil: studio lembur, kelas psikologi, kafe kampus, dan jalan-jalan malam yang penuh percakapan tak tersampaikan.
All Rights Reserved
#36
fiksijkt48
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GRAVARENZO
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GHAIKA (REVISI)
  • Transmigrasi Ziora
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • I'm Not Just a Figuran
  • Tsundere Maniak Susu
  • The Time

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

More details
WpActionLinkContent Guidelines