Benci dulu, Sayang kemudian

Benci dulu, Sayang kemudian

  • WpView
    Reads 72
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 17, 2025
Empat gadis cantik yang terkenal di sekolah. Empat cowok tampan yang juga jadi pusat perhatian. Satu sekolah, dua geng. Dan satu kata yang menyatukan mereka: permusuhan. Anna, Ceya, Yaya, dan Kanaya-nama mereka selalu terdengar di lorong sekolah. Bukan hanya karena kecantikan dan popularitas, tapi juga karena sikap mereka yang nggak pernah mau kalah. Di sisi lain ada Win, Arga, Harry, dan Rey-empat cowok ganteng, populer, dan selalu jadi sorotan. Mereka bukan cuma dikenal karena wajah tampan, tapi juga karena sikap arogan yang sering bikin orang kesal. Pertemuan mereka selalu berakhir ricuh. Saling sindir, saling ejek, bahkan saling menjatuhkan. Tapi siapa sangka, di balik rasa benci yang tumbuh... ada benih lain yang diam-diam ikut berkembang? Karena kadang, sebelum kata sayang muncul, kita harus melalui rasa benci dulu. --- 👉 Genre: Teen Fiction, School Life, Romance, Drama 👉 Tropes: Enemies to Lovers, Popular Kids, High School Rivalry
All Rights Reserved
#142
bencijadicinta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • EVANESCENT (HIATUS)
  • GHAIKA (REVISI)
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • Tsundere Maniak Susu
  • Transmigrasi Ziora
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • The Time
  • GRAVARENZO
  • I'm Not Just a Figuran

BEBERAPA PART DI PRIVATE, SILAKAN FOLLOW UNTUK MEMBUKA. Dalam pikiran dan hati Laura hanya ada Leon. Laki-laki itu seolah sudah menjadi pusat dunianya. Semua orang tahu bagaimana kerasnya cara gadis itu selalu mengejar dan berusaha menarik perhatian Leon. Tetapi setelah malam itu, Laura tidak lagi mengejar dan berusaha mendapatkan perhatian Leon. Tatapan penuh cinta dan kasih sayang itu sudah berganti dengan tatapan penuh kebencian dan perasaan muak.

More details
WpActionLinkContent Guidelines