Menanti Hadirnya Pelangi [On Going]

Menanti Hadirnya Pelangi [On Going]

  • WpView
    GELESEN 322
  • WpVote
    Stimmen 4
  • WpPart
    Teile 13
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert So., Juni 28, 2026
Di balik tawa kecil dan rengekan manja Selena, Kai selalu menjadi dinding yang kokoh. Sikapnya yang dingin dan dewasa justru menambatkan hati perempuan itu-seperti rumah yang selalu ia pulang. Mereka berdua, meski terpaut delapan tahun dan bertolak belakang sifat, belajar mencintai dengan cara masing-masing. Namun di setiap doa dan senyum yang mereka bangun, ada ruang kosong yang tak kunjung terisi. Kehamilan yang selalu dinanti tak juga datang, membuat hati Selena sesekali terasa rapuh meski ia berusaha ceria. Dan di saat keyakinan mereka mulai goyah, masa lalu Kai muncul kembali-bukan lagi sekadar kenangan, melainkan sosok nyata bernama Hasya, seorang single mom dengan seorang anak yang mengubah segala warna di hidup mereka.
Alle Rechte vorbehalten
#4
garisdua
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • MINE, NO ONE ELSE (ON GOING)
  • Silent Traces by the Sea
  • Nala dan Mas Juragan
  • Be My Wife
  • The Dateline [END]
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)
  • Pawang Hantu Om Aktor
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Revenge Marriage (SELESAI)
  • DOMINEX | The Crime Lock

[DI LARANG KERAS COPY PASTE]. FOLLOW SEBELUM BACA !!! Bagi semua orang di SMA Garuda, Axel Regantara adalah monster temperamental yang paling dihindari. Badboy ketua geng, tukang berantem, dan dingin tak tersentuh. Tapi bagi Reina Alvionita, Axel adalah masa lalu kelam yang ingin ia kubur dalam-dalam. Reina mengira kepindahannya ke sekolah ini akan membawa ketenangan. Namun, takdir justru membawanya kembali ke hadapan Axel. Bedanya, Axel yang sekarang tidak lagi menindasnya seperti dulu. Tatapan cowok itu berubah menjadi sebuah obsesi. Axel mengklaim Reina secara terang-terangan. Siapa pun yang berani menatap Reina terlalu lama, berkomentar genit di sosial medianya, atau sekadar mendekat, harus siap berhadapan dengan kepalan tangannya. Semua orang takut pada Axel. Tapi hanya Reina yang berani membentak cowok itu-dan anehnya, Axel selalu nurut. Di antara emosinya yang gampang meledak dan kepalan tangannya yang penuh luka berantem, Axel menyimpan satu kalimat mutlak untuk gadisnya: "Gue bisa dihancurin siapa aja, Princess. Tapi jangan lo. Karena kalau lo yang pergi, gue bisa gila."

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien