Setelah lama hidup dalam dinginnya panti, Sabiru hampir lupa bagaimana rasanya dipedulikan. Tak ada pelukan, tak ada yang benar-benar menunggu kepulangannya. Hingga suatu hari, ia menemukan sesuatu yang tak pernah ia harapkan- sebuah keluarga. Di rumah yang asing namun hangat itu, ada seseorang yang perlahan mengisi kekosongan dalam dirinya. Elzio. Bukan yang pertama datang, tapi yang memilih untuk tetap tinggal. Dengan cara sederhana-candaan kecil, perhatian tanpa diminta- Elzio membuat Sabiru percaya lagi, bahwa kehangatan itu nyata. Dan mungkin... untuk pertama kalinya, Sabiru tidak takut untuk menyebut tempat itu sebagai rumah. #idemurnidaripikiransendiri #nobxb #nocopy #jangan lupa mampir
More details