Antara Sunyi & Sorot Cahaya

Antara Sunyi & Sorot Cahaya

  • WpView
    Membaca 5,254
  • WpVote
    Vote 657
  • WpPart
    Bab 19
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Feb 1, 2026
Sebuah cerita tentang dua dunia yang berbeda. Shao Qiu Sheng, seorang pria yang nyaman dengan kesunyian, tak pernah menyangka bahwa Minggu pagi yang biasa akan membawanya ke dalam sebuah konser yang mengubah segalanya. Ditemani oleh temannya, Chen Pinming, ia mendapati dirinya terjebak di antara ribuan penggemar yang memuja idola mereka. Di tengah gemerlap lampu dan lautan manusia, ia melihat sosok yang paling tidak ia duga akan menarik perhatiannya: Elliot Huaren, seorang idola yang karismatik dan bersinar di atas panggung. Sebuah tatapan singkat dari Elliot membuat hati Shao Qiu Sheng yang selama ini tenang bergetar. Meskipun keduanya hidup di dunia yang berlawanan, takdir seolah memiliki rencana lain. Akankah Shao Qiu Sheng mampu menepis perasaan yang tak pernah ia inginkan, atau akankah ia menyerah pada magnet yang menariknya ke dalam dunia yang begitu asing? Ini adalah kisah tentang pertemuan tak terduga, tentang kesunyian yang menemukan melodi, dan tentang bagaimana sebuah tatapan bisa menjadi permulaan dari sebuah perjalanan yang tak pernah terpikirkan.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#184
abodesire
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GHAIKA (REVISI)
  • The Time
  • Blueprint Pelarian Villain
  • GRAVARENZO
  • EVANESCENT
  • Transmigrasi Ziora
  • I'm Not Just a Figuran
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Tsundere Maniak Susu

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan